|
Jakarta
Taufik Kiemas: Busway Proyek Ndablek Sutiyoso
23 Januari 2004
TEMPO Interaktif, Jakarta: Taufik Kiemas mengaku busway merupakan proyek ndablek Sutiyoso. Sikap seperti ini, katanya, diperlukan untuk memperbaiki sarana transportasi masyarakat yang telah 35 tahun tidak ada pembaruan. “Jadi perlu ada Gubernur ndablek seperti Sutiyoso,” kata suami Presiden Megawati Soekarnoputri ini.
Pernyataan Taufik itu diungkapkan kepada wartawan, Jumat (23/1) siang setelah mencoba busway dari halte Monumen Nasional menuju terminal Blok M dan kembali lagi ke tempat asal. Ikut serta dalam rombongan Taufik adalah Menkimpraswil Soenarno, Gubernur DKI Sutiyoso, Pangdam Jaya Mayjen Agus Sutadi dan Panglima Komando Armada Barat.
Di halte Polda Metro Jaya, ia sempat turun dan mengadakan dialog dengan beberapa petugas. Penumpang tampaknya dilarang berada di halte ini, begitu juga ojek sepeda motor yang biasanya ramai di sekitar jembatan penyeberangan Polda tidak terlihat. Di halte Blok M, Taufik turun dan melakukan dialog dengan masyarakat.
Usai mencoba bus Transjakarta, Taufik mengatakan bus tersebut kondisinya cukup baik. Diakuinya jumlah armada memang kurang, tetapi dengan armada yang ada sekarang pun sudah cukup bagus. “Kalau bisa jalan 50 persen saja sudah bagus,” katanya. Namun ia menyarankan agar Gubernur menambah jumlah armada yang dinilai masih terlalu sedikit itu.
Ia mengkritik fasilitas busway terutama tangga penyeberangan yang terlalu panjang dan tinggi. Tangga semacam itu sulit untuk dipergunakan bagi orang tua atau orang yang cacat. Ia menyarankan DKI membangun semacam lift untuk mempermudah orang tua dan orang cacat. (Retno Sulistyowati/Dewi Retno—TNR)
|