Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jakarta

Polisi Tidak Percaya Aksi Kolor Ijo di Ciputat
23 Januari 2004

TEMPO Interaktif, Jakarta: Fenomena pemerkosa yang memakai kolor ijo menghebohkan warga Kampung Bulak, Sarua Indah, Ciputat. Seorang ibu rumah tangga bernama Rosadah, 47 tahun, melaporkan bahwa dirinya nyaris diperkosa seorang pria yang diduganya penjahat kolor ijo.

Menurut Kapolsek Ciputat, AKP Zulfan, kejadian yang menimpa warga yang tinggal di Kampung Bulak, Sarua Indah, Ciputat ini terjadi Rabu (22/1) pukul 23.30. Diakui, dirinya menerima laporan tentang upaya pemerkosaan. Namun ia tidak membenarkan tentang adanya penjahat kolor ijo. “Kita pikir saja secara nalar, apa mungkin orang bisa tembus tembok,” katanya.

Zulfan menuturkan, berdasarkan pengakuan korban, dirinya tidak sadar saat ada seorang laki-laki yang mencoba menggagahinya. “Lucunya waktu ditanya dia bisa menjelaskan dengan detil bagaimana bentuk dan rupa laki-laki itu,” katanya.

Rosadah sendiri belum sempat diperkosa, baru pakaian atasnya saja yang robek. Pelakunya sendiri masih belum tertangkap. Sementara korban sempat divisum di RS Fatmawati. “Tapi hasil visumnya belum keluar,” katanya.

Zulfan menyarankan kepada masyarakat untuk tidak menjadi resah dan takut atas kejadian ini. Pihaknya bersama dengan Kapolres dan alim ulama sudah mendatangi warga di Kampung Bulak dan memberikan pengarahan. “Masyarakat jangan resah, cobalah untuk berpikir nalar,” ujarnya.

Ketika ditanya apakah fenomena tentang kolor ijo hanya dimanfaatkan oleh pelaku pemerkosa sungguhan, Zulham menjawab, “kemungkinannya kesitu.” (Dewi Retno Suryani—TNR)

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Perwira Menengah Polisi Tertangkap Bawa Ekstasi
Empat Siswi SMU 7 Bogor Culik Adik Kelasnya
Polisi Gulung Komplotan Martil Hitam
Tahun 2003, Kejahatan di Jakarta Meningkat 3,8 Persen
Terlibat Perampokan, Anggota Kopassus Ditahan

 
Berita jakarta Lainnya

Direksi Prudential Akan Diadukan Ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 21:53 WIB)
Warga SLTPN 56 Tetap Bertahan
(Rabu, 28/04/2004 | 19:40 WIB)
Pemda DKI Jakarta Laporkan Nurlaila ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 17:56 WIB)
RSCM Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
(Rabu, 28/04/2004 | 14:19 WIB)
Danareksa Minta Hacker KPU Selesaikan Kontrak Kerja
(Selasa, 27/04/2004 | 19:35 WIB)
Ratusan Pedagang Pasar Baru Bekasi Bingung
(Selasa, 27/04/2004 | 17:12 WIB)
Joki Three in One Modus Baru Kejahatan
(Selasa, 27/04/2004 | 17:01 WIB)
90 Persen PDAM ‘Sakit’ Akan Diprivatisasi
(Selasa, 27/04/2004 | 16:18 WIB)
500 Karyawan Prudential Unjuk Rasa di PN Pusat
(Selasa, 27/04/2004 | 15:40 WIB)
Berkas Pemalsuan KTP Gunawan Dilimpahkan
(Selasa, 27/04/2004 | 15:12 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data