|
Jakarta
Senin Depan Trantib Duduki Tempat Joki 3 in 1
23 Januari 2004
TEMPO Interaktif, Jakarta:Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso menyatakan mulai Senin (26/1) aparat Dinas Ketentraman dan Ketertiban (Trantib) akan menduduki tempat-tempat yang biasa digunakan joki 3 in 1 beroperasi. "Untuk antisipasi joki akan kita jaga semua," ujarnya kepada wartawan di Balai Kota Jakarta, Jumat (23/1).
Selain menduduki titi-titik rawan joki, Trantib juga akan melakukan penertiban terhadap mobil-mobil yang sengaja parkir di pinggir jalan untuk menunggu jam lewat 3 in 1. "Itu kan bukan tempat parkir," ujar Sutiyoso.
Kebijakan 3 in 1, menurut Sutiyoso, berlaku untuk semua orang. Bahkan untuk tamu negara, presiden, maupun wakil presiden yang menggunakan vorijder juga harus mematuhi peraturan ini. "Lagian presiden pasti akan lewat dengan ajudan serta sopir, jadi lengkap tiga orang," ujar Sutiyoso.
Menurut Kepala Dinas Perhubungan, Rustam Effendy, mereka yang melanggar kebijakan 3 in 1 ini mulai Senin akan dikenai sangsi. "Tidak boleh ngedrop orang, nanti ditangkap," ujarnya.
Di sepanjang jalur 3 in 1 tersebut, kata Rustam, mobil harus berpenumpang tiga, bahkan jika keluar dari kantor pun harus tiga orang. Mengenai hal ini, katanya, tidak akan membuat susah, asal disiplin. "Daripada macet di mana-mana lalu maki-maki orang, mending sejak awal rapi," ujarnya.
Menurut Sutiyoso, sosialisasi 3 in 1 selama satu bulan dinilai sudah cukup. Sosialisasi tersebut berakhir hari ini (23/1). Karena Sabtu dan Minggu libur, maka pengoperasian 3 in 1 sepenuhnya baru akan dilakukan Senin depan.
Mawar Kusuma - Tempo News Room
|