Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Bekasi

Penyebab Keracunan 89 Buruh Masih Diselidiki
22 Januari 2004

TEMPO Interaktif, Bekasi:Kasus keracunan yang menimpa 89 buruh PT Smart Ceramic Indonesia (SCI) di Kawasan Jababeka XVII D Blok U-28B Cikarang Selasa (20/1) malam, hingga saat ini masih diselidiki pihak kepolisian. Namun demikian, diduga kuat penyebabnya makanan dan minuman mineral yang baru saja dikonsumsi.

Salah seorang buruh perusahaan itu, Ludmilla, 25 tahun, kepada polisi mengatakan sebelum puluhan karyawan perusahaan produsen barang elektronik itu mengalami muntah dan mual, mereka mengkonsumsi air minum merek Salimgo dan makan makanan yang berasal dari sebuah perusahaan katering di Bekasi.

Tidak lama setelah itu, tiba-tiba sebagian buruh merasakan perutnya mengalami perubahan. Ada karyawan yang perutnya mual dan mules, pusing kepala, dan sebagian lagi langsung memuntahkan kembali makanan yang baru saja dikonsumsinya.

Setelah kejadian itu, menurut keterangan Ludmilla, suasana di dalam perusahaan langsung berubah panik. Namun, pihak perusahaan langsung mengambil inisiatif untuk mengevakuasi seluruh buruh yang menjadi korban ke Rumah Sakit Annisa, Bekasi, sekitar pukul 21.00 WIB. Namun demikian, peristiwa itu tidak sampai memakan korban jiwa.

Tiga buruh, Tenti Marlina, 23 tahun, Faedah, 24 tahun, Nena Suryana, 21 tahun, hingga Kamis (22/1) masih berbaring di ranjang rumah sakit karena kondisi tubuhnya masih lemah. Masing-masing korban tidak dapat ditemui untuk dimintai keterangannya oleh wartawan.

Sementara buruh lainnya hanya mendapatkan pertolongan pertama di rumah sakit dan setelah itu sudah diperbolehkan pulang. Salah seorang perawat RS Annisa bernama Yudi membenarkan bahwa puluhan karyawan itu mengalami muntah-muntah dan mual-mual hingga sampai di rumah sakit.

Salah seorang korban, Pipit, mengaku sesaat setelah mengkonsumsi makanan dan minuman yang berasal dari dispenser di perusahaan, kepalanya tiba-tiba mengalami pusing. “Sebagian lagi langsung muntah-muntah,” ujarnya yang terlihat masih lemas di rumah sakit.

Manajer Personalia PT SCI Yusak Sutrisno ketika dikonfimasi melalui telepon genggamnya mengaku belum mengetahui secara persis penyebab keracunan yang menimpa puluhan karyawan. “Yang salah bukan perusahaan kami. Penyebabnya kan masih diperiksa pihak polisi, kita belum bisa simpulkan, tunggu nanti aja,” ujarnya.

Yusak juga membenarkan bahwa para karyawan mengalami keracunan setelah mengkonsumsi makanan dan minuman yang diberikan dari pihak perusahaan.

Sementara itu, hingga saat ini pihak Mapolres Metro Bekasi yang menangani perkara ini juga belum dapat menyimpulkan penyebab terjadinya peristiwa keracunan itu. Adapun sampel makanan dan minuman yang sudah diambil saat ini masih di periksa di Pusat Laboratorium dan Forensik Mabes Polri, Jakarta.

Siswanto - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Keracunan, 15 Orang Masuk Rumah Sakit
Buruh Nike Keracunan Makanan
Warga Amerika Diduga Meninggal Akibat Keracunan
Dua Juta Botol Kratingdaeng Berkadar Kafein 80 mg

 
Berita jakarta Lainnya

Direksi Prudential Akan Diadukan Ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 21:53 WIB)
Warga SLTPN 56 Tetap Bertahan
(Rabu, 28/04/2004 | 19:40 WIB)
Pemda DKI Jakarta Laporkan Nurlaila ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 17:56 WIB)
RSCM Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
(Rabu, 28/04/2004 | 14:19 WIB)
Danareksa Minta Hacker KPU Selesaikan Kontrak Kerja
(Selasa, 27/04/2004 | 19:35 WIB)
Ratusan Pedagang Pasar Baru Bekasi Bingung
(Selasa, 27/04/2004 | 17:12 WIB)
Joki Three in One Modus Baru Kejahatan
(Selasa, 27/04/2004 | 17:01 WIB)
90 Persen PDAM ‘Sakit’ Akan Diprivatisasi
(Selasa, 27/04/2004 | 16:18 WIB)
500 Karyawan Prudential Unjuk Rasa di PN Pusat
(Selasa, 27/04/2004 | 15:40 WIB)
Berkas Pemalsuan KTP Gunawan Dilimpahkan
(Selasa, 27/04/2004 | 15:12 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data