|
Bekasi
Mortir di Depan Gedung DPRD Bekasi
15 Januari 2004
TEMPO Interaktif, Bekasi: Satu mortir berdiameter 15 centimeter dengan panjang sekitar 20 centimeter, ditemukan pada kedalaman tanah sekitar 60 centimeter di tepi sungai Kali Malang, di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi, Kamis (15/1) oleh dua penggali tanah: Senen, 51 tahun dan Pardi, 36 tahun, warga Kelurahan Jati Mulya, Bekasi Timur.
"Tiba-tiba cangkul kena benda keras," kata Senen yang mengaku bersama Pardi akan menggali tanah untuk keperluan saluran air pembuangan. Perasaan ingin tahu, Senen dan Pardi kemudian mencongkel benda keras itu dengan menggunakan sekop dan linggis. Mereka belum tahu benda yang ditemukan itu adalah bahan peledak, sehingga dicuci dengan air sungai.
Tidak lama kemudian, pengawas pekerjaan, Suwardi, datang. Kecurigaan Suwardi muncul setelah melihat lima sirip di tepi benda keras itu. Barulah disadarinya, benda yang ditemukan anak buahnya itu adalah mortir. Suasana pun menjadi panik. Secara kebetulan, saat itu lewatlah mobil patroli polisi.
Tidak sampai satu jam, Kepala Kepolisian Resor Bekasi, Komisaris Besar Bachtiar Hasanudin Tambunan mendatangai lokasi. "Belum dapat diidentifikasi jenis dan tahun pembuatannya. Sebab saat ditemukan, mortir dalam keadaan penuh kerak," kata Bachtiar. Untuk mengetahui jenis mortir, kata Bachtiar, pihaknya langsung minta bantuan tim Gegana Polda Metro Jaya. Moortir pun langsung dievakuasi ke Pusat Laboratoriun dan Forensik Mabes Polri.
Siswanto ? Tempo News Room
|