|
Bekasi
Wanita Dirampok di ATM
15 Januari 2004
TEMPO Interaktif, Jakarta:Seorang ibu rumah tangga, Maria Ulfa, 30 tahun, warga Jalan Dahlia F4/06 Rt 03/15, Kelurahan Pengasinan, Rawalumbu, menjadi korban aksi perampokan di anjungan tunai mandiri (ATM) Bank Mandiri Ruko Kalimas, Margahayu. Adapun modus pelaku dengan cara berpura-pura mengantre.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa itu terjadi pada Rabu (14/01) sekitar pukul 20.30 WIB. Maria saat itu baru selesai mengambil uang sejumlah Rp 1,5 juta di ATM yang terletak sekitar 15 meter dari pos polisi. "Saya baru pulang kerja, mampir sekalian,” kata Maria ketika dijumpai di rumahnya.
Menurut keterangan ibu tiga orang anak ini, uang itu rencananya akan dipergunakan untuk keperluan membayar biaya sekolah. “Juga untuk ambil raport anak-anak,” kata Maria.
“Waktu itu, situasinya sepi, enggak ada satpam yang harusnya menjaga keamanan,” kata Maria. Ia mengaku tidak langsung memasukkan uang yang diambilnya ke dalam tas. “Saya nggak langsung memasukkan ke tas, saya pegang dulu, baru setelah keluar, saya akan memasukkannya ke tas. Ini kebiasaan buruk,” katanya.
Ketika Maria akan membuka pintu kaca ruang ATM, tiba-tiba seorang pria yang mengenakan jaket langsung menahan pintu tersebut. Pelaku yang bertubuh tinggi besar itu langsung mencekal lengan kanan, tempat di mana uang dipegangnya. “Saya enggak bisa berbuat apa-apa, enggak bisa berteriak,” ujarnya.
Proses perampokan itu berlangsung cukup singkat. “Tidak sampai lima menit,” kata Maria. Pelaku langsung merampas semua uang kertas dari tangan korban. Setelah itu, pelaku pun berlari ke arah besi portal di depan Ruko Kalimas.
Di depan portal itu ternyata ada pelaku lainnya yang memang sudah menunggu dan mengawasi lokasi. “Kayaknya mereka langsung naik motor bebek tua, enggak tahu mereknya. Mereka kabur ke arah jalan di Unisma,” kata Maria.
Malam itu juga Maria melaporkan peristiwa yang baru saja menimpanya ke polisi. Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Mapolres Metro Bekasi Komisaris Polisi Hendro Pandowo membenarkan perampokan yang menimpa Maria. Namun, hingga saat ini pihak kepolisian masih menyelidiki kasus itu. “Kita masih memeriksa dan mengumpulkan data-data di lapangan dulu, lalu mengejar pelakunya,” kata Hendro.
Siswanto - Tempo News Room
|