Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jakarta

Warga Mengantre Busway
15 Januari 2004

TEMPO Interaktif, Jakarta:Prosesi peresmian beroperasinya koridor busway Blok M-Kota diiringi hujan deras. Acara yang berlangsung Kamis (15/1) sekitar pukul 10.30 WIB itu bertempat di Pintu I Senayan. Lima bus yang hendak diluncurkan menuju Kota, berjejer di Halte Gelora Bung Karno.

Acara peluncuran ini dihadiri oleh pejabat seperti Kapolda Metro Jaya Irjen Makbul Padmanegara, Gubernur DKI Sutiyoso, dan dari kalangan artis, seperti Rano Karno, Alya Rohali, dan Miing Bagito.

Dari pantauan Koran Tempo, di setiap halte disiapkan satu bus menuju arah Blok M maupun Kota. Sementara itu, warga yang yang antusias ingin menikmati busway, terlihat antre di halte maupun di tenda-tenda yang disediakan panitia peluncuran. Sedangkan lima bus yang berjejer di Halte Gelora Bung Karno menuju ke arah Kota membawa pejabat dan rombongan yang ikut dalam prosesi peluncuran.

Tidak hanya halte yang dipenuhi oleh warga, namun bus dari jurusan Blok M menuju Kota juga penuh dengan warga. Namun uji coba busway ini mengakibatkan macet di sepanjang jalan Gajah Mada sampai Kota. Kemacetan terparah di wilayah Glodok. Uji coba busway ini juga ditonton oleh warga Jakarta yang berdiri di sepanjang jalan.

Kepala Badan Pengelola Transjakarta Irzal Jamal dalam sambutan peresmiannya mengatakan proyek busway adalah langkah awal dalam rangka mengatur transportasi di Jakarta yang lebih baik.

Menurut dia, sebanyak 20 halte dengan peralatan canggih yang dikendalikan komputer akan mampu menjamin kelancaran operasional busway. Sistem kendalinya antara lain untuk penggunaan sensor karcis. Namun, sistem sensor ini baru bisa beroperasi pada saat penumpang bus mulai membayar. "Selama dua pekan, warga gratis naik busway," ujar dia.

Jumlah bus yang disiapkan untuk tahap sekarang sebanyak 56 unit. Bus tersebut akan dioperasikan oleh 120 sopir yang direkrut dari berbagai operator bus. Mereka diseleksi secara ketat. Bagi calon sopir yang lulus lantas diberi pelatihan intensif. Irzal menambahkan, tidak semua sopir busway berasal dari operator bus.

Irzal mengatakan koridor Blok M-Kota akan terus dikembangkan sampai 2010. Pada saat itu, diproyeksikan sudah ada 14 koridor lainnya. Pada 2005 direncanakan pengoperasian koridor Pulo Gadung-Harmoni.

Lis Yuliawati/Dewi Retno - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Koridor Busway Pulo Gadung-Harmoni Beroperasi 2005
Busway Gratis Mulai Hari Ini
Tim Gegana akan Ikut Amankan Peluncuran Busway
Peluncuran Busway Tidak Bebarengan dengan Feeder
Enam Bulan Pertama Busway Defisit

 
Berita jakarta Lainnya

Direksi Prudential Akan Diadukan Ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 21:53 WIB)
Warga SLTPN 56 Tetap Bertahan
(Rabu, 28/04/2004 | 19:40 WIB)
Pemda DKI Jakarta Laporkan Nurlaila ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 17:56 WIB)
RSCM Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
(Rabu, 28/04/2004 | 14:19 WIB)
Danareksa Minta Hacker KPU Selesaikan Kontrak Kerja
(Selasa, 27/04/2004 | 19:35 WIB)
Ratusan Pedagang Pasar Baru Bekasi Bingung
(Selasa, 27/04/2004 | 17:12 WIB)
Joki Three in One Modus Baru Kejahatan
(Selasa, 27/04/2004 | 17:01 WIB)
90 Persen PDAM ‘Sakit’ Akan Diprivatisasi
(Selasa, 27/04/2004 | 16:18 WIB)
500 Karyawan Prudential Unjuk Rasa di PN Pusat
(Selasa, 27/04/2004 | 15:40 WIB)
Berkas Pemalsuan KTP Gunawan Dilimpahkan
(Selasa, 27/04/2004 | 15:12 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data