Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Bekasi

Ratusan Buruh Mogok Kerja Protes Pemecatan
14 Januari 2004

TEMPO Interaktif, Bekasi:Sedikitnya 100 orang buruh PT Kinar Sosro yang tergabung dalam Serikat Buruh Makanan dan Minuman (SBMM) Bekasi melakukan aksi mogok bekerja selama tiga hari belakangan ini. Aksi itu menyusul pemecatan 11 rekan mereka.

Aksi mogok tersebut rencananya akan berlanjut hari-hari mendatang apabila tuntutan pencabutan terhadap keputusan pemecatan oleh perusahaaan yang dinilai sepihak itu tidak lekas ditindaklanjuti.

Selama aksi, mereka duduk-duduk dan berorasi di pelataran perusahaan minuman raksasa di Jalan Diponegoro Kilometer 39, Desa Jatimulia, Tambun Bekasi. Mereka juga memasang spanduk-spanduk baik di dalam perusahaan maupun di tepi jalan raya. Pesan spanduk itu menuntut supaya perusahaan bersikap bijaksana terhadap buruh.

Dengan mengenakan seragam bekerja, biru-biru, mereka mengecam keras pihak manajemen perusahaan yang dinilai melakukan tindakan pembungkaman terhadap organisasi buruh yang selama ini kritis dalam menyuarakan hak mereka.

Saat ini, ke-11 orang pengurus SBMM itu tidak diperkenankan memasuk areal perusahaan. Alasannya, mereka dianggap oleh perusahaan tidak lagi memiliki hak untuk menginjakkan kaki di perusahaan itu sejak Senin kemarin. Ke-11 orang itu juga melakukan aksi di seberang lokasi perusahaan.

Menurut pimpinan basis SBMM Rahimi, tindakan perusahaan yang melakukan pemecatan itu sebagai bentuk pengekangan terhadap hak buruh. "Maunya semua yang diputuskan perusahaan itu diiyakan oleh buruh," kata Rahimi. "Buat apa ada organisasi ini kalau caranya begitu," tambahnya.

Sementara itu, ketika hal ini akan dikonfirmasikan kepada pihak manajemen perusahaan, oleh petugas penerima telepon dikatakan pihak manajemen tidak dapat diganggu.

"Mereka sedang rapat, silakan datang nanti saja," kata penerima telepon. Ia membenarkan aksi itu karena para buruh menuntut pihak perusahaan berlaku tidak adil. "Mereka minta perusahaan dapat menyelesaikan permasalahan ini dengan cara musyawarah," kata suara di ujung telepon itu.

Siswanto - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Kedubes Prancis Serahkan Penghargaan Kepada Ali Alatas
Karyawan PPD Mogok

 
Berita jakarta Lainnya

Direksi Prudential Akan Diadukan Ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 21:53 WIB)
Warga SLTPN 56 Tetap Bertahan
(Rabu, 28/04/2004 | 19:40 WIB)
Pemda DKI Jakarta Laporkan Nurlaila ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 17:56 WIB)
RSCM Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
(Rabu, 28/04/2004 | 14:19 WIB)
Danareksa Minta Hacker KPU Selesaikan Kontrak Kerja
(Selasa, 27/04/2004 | 19:35 WIB)
Ratusan Pedagang Pasar Baru Bekasi Bingung
(Selasa, 27/04/2004 | 17:12 WIB)
Joki Three in One Modus Baru Kejahatan
(Selasa, 27/04/2004 | 17:01 WIB)
90 Persen PDAM ‘Sakit’ Akan Diprivatisasi
(Selasa, 27/04/2004 | 16:18 WIB)
500 Karyawan Prudential Unjuk Rasa di PN Pusat
(Selasa, 27/04/2004 | 15:40 WIB)
Berkas Pemalsuan KTP Gunawan Dilimpahkan
(Selasa, 27/04/2004 | 15:12 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data