Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Metro

DKI Laporkan Pemerintah Kota Bekasi ke Polisi
09 Januari 2004

TEMPO Interaktif, Jakarta: Gara-gara truk sampah milik Pemerintah Kota Bekasi melintas di lahan tempat pembuangan akhir sampah Bantargebang, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melapor ke polisi setempat. Pengaduan pada Rabu (7/1) itu dilakukan oleh Arif Rikhan, 50 tahun, karyawan Dinas Kebersihan DKI Jakarta.

Isi pengaduan, Pemerintah Kota Bekasi sengaja membiarkan truk pengangkut sampah melintasi areal Bantargebang yang telah ditutup pemerintah DKI. Selain itu,
truk tersebut juga membuang sampah ke Bantargebang tanpa koordinasi.

Kepala Kepolisian Sektor Bantargebang Ajun Komisaris Polisi Didik Sukamto membenarkan laporan tersebut. “Alasan DKI areal Bantargebang berstatus quo,” kata Didik yang mengaku sudang melimpahkan perkara ini ke Polres Metro Bekasi.

Menanggapi laporan tersebut, Humas Pemerintah Kota Bekasi Cecep Sutandi mengatakan, masih menelusuri truk sampah Bekasi yang melewati areal yang diklaim DKI. “Kami masih mengecek ke Suku Dinas Kebersihan Bekasi, apa betul ada truk sampah yang melintas ke Bantargebang,” ujarnya.

Berdasarkan sejumlah keterangan yang dihimpun, truk sampah itu meluncur ke Bantargebang sekitar pukul 16.10 WIB pada Rabu lalu. Truk menerobos jalan alternatif Pangkalan Lima-Prapatan Yasan-dan tembus bagian belakang lokasi sampah Bantargebang, tepatnya di zona V B.

Di sekitar lokasi sampah telah dipasang papan bertuliskan larangan untuk memasuki Bantargebang. Sementara itu, Odeh, Kepala petugas keamanan lokasi pembuangan sampah Sumur Batu, mengakui truk sampah milik Bekasi terpaksa melewati Pangkalan Dua. “Lewat kagak boleh. Kami orang Bekasi yang tingal di sekitar sini. Kalau begini terus, kami bisa dobrak,” ancam Odeh.

Siswanto-Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

DPRD DKI Dukung Penutupan TPA Bantargebang Selamanya
Sutiyoso Ultimatum Pemkot Bekasi
Sutiyoso Peringatkan Pemkot Bekasi
Pemulung Bantargebang Pindah ke Cilincing
Pemkot Bekasi: TPA Bantargebang Hak Bekasi

 
Berita jakarta Lainnya

Direksi Prudential Akan Diadukan Ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 21:53 WIB)
Warga SLTPN 56 Tetap Bertahan
(Rabu, 28/04/2004 | 19:40 WIB)
Pemda DKI Jakarta Laporkan Nurlaila ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 17:56 WIB)
RSCM Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
(Rabu, 28/04/2004 | 14:19 WIB)
Danareksa Minta Hacker KPU Selesaikan Kontrak Kerja
(Selasa, 27/04/2004 | 19:35 WIB)
Ratusan Pedagang Pasar Baru Bekasi Bingung
(Selasa, 27/04/2004 | 17:12 WIB)
Joki Three in One Modus Baru Kejahatan
(Selasa, 27/04/2004 | 17:01 WIB)
90 Persen PDAM ‘Sakit’ Akan Diprivatisasi
(Selasa, 27/04/2004 | 16:18 WIB)
500 Karyawan Prudential Unjuk Rasa di PN Pusat
(Selasa, 27/04/2004 | 15:40 WIB)
Berkas Pemalsuan KTP Gunawan Dilimpahkan
(Selasa, 27/04/2004 | 15:12 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data