Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Bogor

Penentuan Calon Walikota Bogor Didemo
09 Januari 2004

TEMPO Interaktif, Bogor: Sekitar 150 mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa IPB dan Komite Aksi Mahasiswa Mahasiswa Indonesia (KAMMI) berunjuk rasa anti politik uang, saat berlangsung sidang paripurna penetapan pasangan bakal calon walikota dan wakil walikota Bogor periode 2004-2009, Jumat (9/1).

Dalam pernyataan sikap yang ditandatangi Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa Institut Pertanian Bogor Eka Setiawan, ada tiga poin tuntutan untuk DPRD Kota Bogor, yakni, haram politik uang, mempunyai tolok ukur yang jelas dalam pemilihan kepala daerah, dan menolak para kader busuk. Para mahasiswa juga mengharap anggota dewan menggunakan hati nurani untuk menolak korupsi, kolusi dan nepotisme. “Kami akan menggantung anggota dewan yang terbukti terlibat politik uang dalam pilkada,” jelas Ketua KAMMI, Samsani Sudradjat.

Sidang paripurna DPRD Kota Bogor telah menetapkan tiga pasangan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Bogor. Meraka adalah Diani Budiarto, Asisten daerah I bidang Pemerintahan berpasangan dengan Mohammad Sahid, Ketua DPRD Kota Bogor dari F-PDIP; Helmi Soetikno, direktur utama PDAM Kota Bogor dengan Zainal Amiruddin Uhar, wakil ketua DPRD dari F-PPP; TB Soenmandjaja anggota Komisi IX DPR-MPR RI dengan Soekmana Soma, Dosen Universitas Pakuan didukung oleh F-Keadilan. Pemiilhan Walikota dan wakilnya akan berlangsung tanggal 14 Januari mendatang.

Deffan Purnama - Tempo News Room


Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

FPDIP Karanganyar Ingin Lanjutkan Proses Pilkada Ulang
Ketua DPRD Banten Minta Bupati Lebak Segera Dilantik
Mulayadi Ditunjuk sebagai Bupati Lebak Sementara
Pemilihan Bupati Bekasi hanya Dihadiri 60 Persen Anggota Dewan
Dua Kelompok Massa Kepung DPRD Lebak

 
Berita jakarta Lainnya

Direksi Prudential Akan Diadukan Ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 21:53 WIB)
Warga SLTPN 56 Tetap Bertahan
(Rabu, 28/04/2004 | 19:40 WIB)
Pemda DKI Jakarta Laporkan Nurlaila ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 17:56 WIB)
RSCM Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
(Rabu, 28/04/2004 | 14:19 WIB)
Danareksa Minta Hacker KPU Selesaikan Kontrak Kerja
(Selasa, 27/04/2004 | 19:35 WIB)
Ratusan Pedagang Pasar Baru Bekasi Bingung
(Selasa, 27/04/2004 | 17:12 WIB)
Joki Three in One Modus Baru Kejahatan
(Selasa, 27/04/2004 | 17:01 WIB)
90 Persen PDAM ‘Sakit’ Akan Diprivatisasi
(Selasa, 27/04/2004 | 16:18 WIB)
500 Karyawan Prudential Unjuk Rasa di PN Pusat
(Selasa, 27/04/2004 | 15:40 WIB)
Berkas Pemalsuan KTP Gunawan Dilimpahkan
(Selasa, 27/04/2004 | 15:12 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data