|
Tangerang
Tangerang Akan Bangun Asrama Haji
07 Januari 2004
TEMPO Interaktif, Tangerang:Asrama haji berkapasitas 1.350 orang atau tiga kelompok terbang (kloter), akan dibangun di Desa Sukabakti, Curug, Kabupaten Tangerang.
Ide awal pembuatan asrama haji itu diusulkan Bupati Tangerang Ismet Iskandar yang disampaikan kepada Gubernur Banten Djoko Munandar, yang kemudian disetujui dan telah mendapat restu Menteri Agama Said Agil Husin al-Munawar.
Kepala Departemen Agama Kabupaten Tangerang Edi Djunaidi Rabu (7/1) menyatakan asrama haji itu nantinya akan menempati lahan seluas 10 hektare. Lahan itu merupakan lahan fasilitas umum/sosial yang diserahkan pengembang Lippo kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang.
Edi mengungkapkan asrama haji itu nantinya akan menampung jamaah, terutama asal Banten. Keberadaan asrama haji nantinya dirasakan lebih efektif, apalagi keberadaan Bandara Soekarno-Hatta juga di wilayah Kota Tangerang.
Gedung asrama sendiri akan dibangun tiga lantai. "Arsitektur gedung itu nantinya akan mengambil ciri Banten. Selain asrama untuk jamaah, juga akan dibangun masjid dan dimungkinkan kantor informasi haji," kata Edi di kantor Depag, Cikokol.
Menurut Edi, pembangunan asrama itu diperkirakan akan menelan biaya sekitar Rp 151,576 miliar. Angggaran itu nantinya akan dibebankan kepada Pemerintah Daerah Tingkat I Provinsi Banten dan Pemerintah Kabupaten Tangerang. "Dari Depag kemungkinan akan memberikan dana stimulan saja," kata Edi.
Penunjukan Kabupaten Tangerang sebagai tempat berdirinya asrama haji itu, menurut Edi, sudah final. Pembangunannya sendiri, katanya, tergantung kesiapan anggaran. "Secepatnya lebih baik, sehingga musim haji tahun depan sudah bisa dimanfaatkan."
Pada musim haji tahun ini, kata Edi, sebanyak 1.244 jamaah haji asal Tangerang diberangkatkan. Terhitung 227 orang dinyatakan gagal, dan 41 lainnya juga batal berangkat karena peraturan kuota nasional.
Jamaah haji asal Banten selama ini ditampung di embarkasi haji Pondok Gede. Jika di Tangerang sudah dibangun asrama haji, maka embarkasi Jakarta-Pondok Gede akan berkurang, karena jamaah asal Tangerang, Serang, Cilegon, dan wilayah lainnya di Banten, akan masuk asrama di Curug.
Ayu Cipta - Tempo News Room
|