|
Metro
Feeder Busway Tak Pakai AC
07 Januari 2004
TEMPO Interaktif, Jakarta: Kepala Badan Pengelola Trans Jakarta Irzal Djamal mengungkapkan bahwa feeder busway (bus pengumpan) tidak dilengkapi fasilitasi pendingin udara. Sebagai gantinya, semua bus yang ambil bagian dalam trayek pengumpan busway ditempeli stiker khusus.
"Tadinya, kami ingin pakai AC supaya cocok dengan busway. Tapi Organda (Organisasi Perusahaan Angkutan) menolak, jadi kami (pemerintah) mengalah," ujar Irzal kepada wartawan di Balai Kota, Rabu (7/1).
Walaupun bus pengumpan yang dioperasikan tidak menngunakan AC, Irzal berjanji, kenyamanannya tetap terjamin. "Kami pilih bus terbaik di antara bus yang ada," kata dia. Bus yang dipiih adalah bus besar yang bersih, nyaman, dan terawat bagus. Bus-bus tersebut akan ditempeli stiker untuk membedakan dengan bus yang bukan feeder.
Perusahaan bus yang akan ambil bagian dalam feeder busway antara lain Bianglala, Perusahaan Pengangkutan Djakarta (PPD), Steady Safe, dan Pahala Kencana. Bus-bus ini telah membentuk konsorsium dengan nama PT Jakarta Ekspress Trans yang diketuai Bumbung Burhana dari Radio Taxi (Ratax).
Menurut Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Rustam Effendi, tidak ada masalah yang terkait dengan feeder. “Jalur pengumpan ini tidak menciptakan trayek baru dan tidak akan mengurangi pendapatan awak bus lain,” kata Rustam tanpa memberikan penjelasan secara rinci.
Rustam Effendi menambahkan, keamanan dalam busway terjamin.
Nantinya dalam satu bus akan ditempatkan satu orang petugas keamanan. Mereka akan menggunakan seragam khusus bertuliskan Trans Jakarta. Selain itu, setiap pemberhentian bus juga akan dijaga. "Andai tak ada petugas jaga, saya jamin tetap aman," ujar Rustam.
Mawar Kusuma Wulan Kencana Manik-Tempo News Room
|