Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jakarta

Sopir Busway Dilatih, Besok
06 Januari 2004

TEMPO Interaktif, Jakarta: Sekitar 120 sopir calon pengemudi bus way akan menjalani pelatihan di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Lalu Lintas Serpong, mulai besok, Rabu (6/1). "Mereka dilatih dan untuk mendapat sertifikat pengemudi angkutan umum," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Rustam Effendy sebelum acara pembekalan satuan tugas Trans Jakarta di Balai Pertemuan Polda Metro Jaya Jakarta, Selasa (6/1).

Rustam menjelaskan, para supir ini direkrut dari perusahaan-perusahaan yang menjadi angkutan pengumpan dalam trayek bus way, antara lain Pahala Kencana, PPD, Steady Save, Bianglala, dan Ratax. "Awalnya Bianglala tidak setuju tetapi sekarang sudah mau bergabung," ujarnya.

Materi pelatihan adalah dua hari pembekalan teori dan tiga hari praktek lapangan. Para sopir antara lain akan diajarkan cara membuka pintu bus khusus bus way, yang caranya berbeda dengan bus yang ada. Selain itu, mereka juga ditatar cara mengenakan jas dan dasi. "Rambut mereka juga harus pendek dan rapi," katanya.

Rustam juga menjelaskan, perusahaan-perusahaan bus yang memiliki trayek berimpitan dengan bus way akan dialihkan. "Kita tidak membiarkan begitu saja, mereka tetap kita perhatikan," katanya.

Sampai saat ini, sudah ada 47 bus khusus bus way yang masuk Jakarta dari 56 bus yang sudah siap beroperasi. Sembilan bus lainnya masih dalam perjalanan dari Magelang menuju Jakarta. Nantinya terminal Pinang Ranti Jakarta Timur akan digunakan sebagai pool bus way. "Sekarang belum dibangun sesuai dengan keinginan kita tapi baru dibenahi dulu dan dirapikan," katanya.

Ditanya mengenai kesiapan Pemda DKI untuk mengoperasikan bus way, Rustam menjawab, "Sudah beres semua, kalau ada yang mengatakan ini itu, biasalah," kata Rustam."

Dewi Retno - Tempo News Room


Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Banyak Mobil Tak Patuhi Three in One di Hari Pertama
Penjelasan soal Busway Disampaikan Besok
Three in One Diumumkan Besok
Perpanjangan Three In One Batal Diberlakukan Senin
Sutiyoso Pastikan Pelaksanaan Busway

 
Berita jakarta Lainnya

Direksi Prudential Akan Diadukan Ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 21:53 WIB)
Warga SLTPN 56 Tetap Bertahan
(Rabu, 28/04/2004 | 19:40 WIB)
Pemda DKI Jakarta Laporkan Nurlaila ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 17:56 WIB)
RSCM Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
(Rabu, 28/04/2004 | 14:19 WIB)
Danareksa Minta Hacker KPU Selesaikan Kontrak Kerja
(Selasa, 27/04/2004 | 19:35 WIB)
Ratusan Pedagang Pasar Baru Bekasi Bingung
(Selasa, 27/04/2004 | 17:12 WIB)
Joki Three in One Modus Baru Kejahatan
(Selasa, 27/04/2004 | 17:01 WIB)
90 Persen PDAM ‘Sakit’ Akan Diprivatisasi
(Selasa, 27/04/2004 | 16:18 WIB)
500 Karyawan Prudential Unjuk Rasa di PN Pusat
(Selasa, 27/04/2004 | 15:40 WIB)
Berkas Pemalsuan KTP Gunawan Dilimpahkan
(Selasa, 27/04/2004 | 15:12 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data