Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jakarta

Curah Hujan Mendekati Awal 2002
02 Januari 2004

TEMPO Interaktif, Jakarta:Intensitas hujan pada bulan Januari di wilayah Jabotabek di atas 100 mm per hari atau lebih besar dari awal tahun 2003 dan mendekati awal tahun 2002 ketika Jakarta dikepung banjir.

"Karena itu, potensi banjir besar hampir terulang," kata Staf Ahli Badan Meteorologi dan Geofisika Ahmad Zakir mengungkapkan hal itu ketika dihubungi Tempo News Room melalui telepon pada Jumat (2/1) sore.

Zakir mengatakan potensi hujan di bulan Januari ini akan terdistribusi secara merata di seluruh wilayah Jabotabek. "Bila hujan pada Desember lalu baru terdistribusi di utara dan tengah, pada Januari ini akan merata," ujarnya.

Menurut Zakir, hujan yang akan berlangsung di sepanjang bulan Januari ini akan bersifat sangat lebat. Lama hujan bisa berlangsung lebih dari tiga jam, yang akan diikuti dengan hujan lebat, biasa, atau tidak hujan sama sekali. Sedangkan pada bulan Februari curah hujan akan berangsur mereda.

Zakir menambahkan, untuk memprediksi kapan puncak hujan akan terjadi cukup sulit karena memprediksi cuaca berdasarkan kondisi atmosfir hanya bisa dilakukan per tiga hari. "Sulit memprediksi hujan sebulan ke depan bagaimana. Tapi memang, akan jauh lebih lebat dibanding awal tahun 2003," ujarnya.

Meski sulit memprediksi kapan puncak hujan akan berlangsung, tapi Zakir memiliki gambaran curah hujan sangat tinggi bisa terjadi pada sepuluh hari pertama, sepuluh hari kedua, dan sepuluh hari ketiga di bulan Januari ini.

Hujan sangat lebat ini disebabkan adanya Angin Barat yang aktif yang dapat menimbulkan perubahan awan hujan sangat cepat. Angin Barat, kata Zakir, yaitu angin yang berasal dari daratan Asia. Tapi sejauh ini keaktifan Angin Barat belum terlihat.

Istiqomatul Hayati - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Pemda Jakarta Membiarkan Korban Banjir Pengarengan
Banjir Genangi Lima Kelurahan di Jakarta Timur
Jakarta Selatan Siaga III
Pembangunan Banjir Kanal Timur Rp 4,9 Triliun
Amdal Banjir Kanal Timur Hanya Formalitas

 
Berita jakarta Lainnya

Direksi Prudential Akan Diadukan Ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 21:53 WIB)
Warga SLTPN 56 Tetap Bertahan
(Rabu, 28/04/2004 | 19:40 WIB)
Pemda DKI Jakarta Laporkan Nurlaila ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 17:56 WIB)
RSCM Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
(Rabu, 28/04/2004 | 14:19 WIB)
Danareksa Minta Hacker KPU Selesaikan Kontrak Kerja
(Selasa, 27/04/2004 | 19:35 WIB)
Ratusan Pedagang Pasar Baru Bekasi Bingung
(Selasa, 27/04/2004 | 17:12 WIB)
Joki Three in One Modus Baru Kejahatan
(Selasa, 27/04/2004 | 17:01 WIB)
90 Persen PDAM ‘Sakit’ Akan Diprivatisasi
(Selasa, 27/04/2004 | 16:18 WIB)
500 Karyawan Prudential Unjuk Rasa di PN Pusat
(Selasa, 27/04/2004 | 15:40 WIB)
Berkas Pemalsuan KTP Gunawan Dilimpahkan
(Selasa, 27/04/2004 | 15:12 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data