|
Jakarta
Pesta Rakyat dan Kembang Api di TMII
01 Januari 2004
TEMPO Interaktif, Jakarta: Menyambut datangnya Tahun Baru 2004, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Rabu (13/12) malam, mengadakan pesta rakyat, diantaranya Gambang Kromo, Tari Bali, Jaipong Mania, Wayang Kulit, Wayang Golek, pemutaran film di Keong Mas dan juga panggung dangdut. Bahkan, pertunjukan wayang kulit dan golek digelar sampai pagi. "Ini berkat partisipasi masyarakat dan para bupati yang mengadakan berbagai acara di anjungannya masing-masing," kata Mas'ud Thoyib, Manajer Seni Budaya dan Wisata TMII.
Anjungan Jawa Tengah yang disponsori Bupati Wonogiri, menggelar wayang kulit berlakonkan "Dewa Ruci"dengan dalang Ki Manteb Sudarsono. Di anjungan Jawa Barat, digelar wayang golek dengan dalang Cecep Supriyadi dari Karawang. Tidak luput pula, ada Jaipong Mania. Anjungan Jawa Timur juga menggelar wayang kulit dengan lakon Bimo Bungkus yang dibawakan dalang Ki Moel Djoko dari Blitar. Selain itu, anjungan Bali mengadakan pagelaran seni tari Topeng Bali dan joget Bunbun.
Saat Kamis (1/1) tiba, 2004 obor menerangi miniatur kepulauan di Indonesia. "Dengan diteranginya minatur kepulauan Indonesia, diharapkan pada 2004 Indonesia semakin baik walau akan ada Pemilu," kata Mas'ud. Selain itu, pergantian tahun juga dimeriahkan dengan nyala kembang api. "Ada 210 letusan kembang api yang terbagi dalam tiga wilayah waktu Indonesia Barat, Tengah dan Timur," katanya. Sekitar Rp. 100 juta telah dikeluarkan untuk kembang api itu. Maklum, kembang api itu khusus diimpor dari Perancis dan Cina.
Kembang api padam, tampillah Raja Dangdut, Rhoma Irama menghibur sekitar 300 ribu pengunjung. "Panggung dangdut ini telah menghabiskan biaya Rp. 1,25 miliar yang berasal dari TMII dan sponsor," kata Mas'ud.
Mohamad Fasabeni - Tempo News Room
|