Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Bogor

Gunawan Tak Melapor Polisi
29 Desember 2003

TEMPO Interaktif, Bogor: Gunawan, 50 tahun, korban pengeroyokan anggota Harley Owner Group Jakarta ternyata tidak melaporkan kejadian di Jalan Raya Semplak ke Markas Polisi Sektor Kota Bogor Barat. Padahal jika ada laporan ke polisi, kasus pengeroyokan itu bisa diselesaikan secara hukum. Hal tersebut disampaikan Kepala Polsek Kota Bogor Barat Ajun Komisaris Dawon Sudjana Effendi, Senin (29/12).

Menurut Dawon, setelah pengeroyokan terjadi, ia ditelpon Kepala Pengendalian dan Operasional Kepolisian Wilayah Bogor, Ajun Komisaris Besar Made Rumirasi untuk datang ke lokasi kejadian. Namun setelah anggotanya datang ternyata korban sudah meninggalkan tempat. Kemudian polisi mendatangai Rumah Sakit Karya Bhakti untuk melihat daftar pasien di ruang Gawat Darurat, ternyata nama Gunawan tidak ada.

“Kemungkinan Gunawan tidak berobat ke RS Karya Bhakti, ia juga tidak melaporkan kejadian ini ke Markas Polsek, jadi kami kesulitan mencari alamat korban,” jelas Kapolsek Kota Bogor Barat. Ia juga sudah memerintahkan polisi anak buahnya untuk mengecek Gunawan di komplek Institut Pertanian Bogor Darmaga, ternyata nihil. Satu-satunya harapan untuk menemukan alamat Gunawan yakni dari nomor mobil kijangnya, yang berwarna coklat metalik B-2856-XI. Tapi, karena mobil itu berplat Jakarta, polisi Bogor juga, kesulitan menemukan alamat Gunawan.

Tempo News Room juga kesulitan menemukan alamat Gunawan. Dia diduga bukan warga Komplek Darmaga. “Kemungkinan ia saudaranya dosen IPB, yang jelas nama Gunawan disini tidak ada,” jelas Sudirman, warga Komplek IPB.

Sehubungan dengan kejadian tersebut, Kepala bagian Humas dan informasi Institut Pertanian Bogor, Agus Lelana yang juga ikut sibuk mencari nama dosen IPB yang kakaknya dikeroyok, juga menemui kesulitan. “Saya dapat laporan, Gunawan diperkirakan hanya berkunjung ke rumah adiknya yang juga dosen IPB, sedangkan adik korban kemungkinan malu atas pertitiwa tersebut,” kata Agus.

Deffan Purnama - Tempo News Room



Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Kecelakan di Tol Cikampek, Dua Tewas
Kisah Kecelakaan Maut di Situbondo
Mobil Carry Terbalik di Tol Jagorawi
Dua Bocah Tewas Tenggelam di Sungai Cisadane
Lagi, Kecelakaan Tol Jakarta-Cikampek

 
Berita jakarta Lainnya

Direksi Prudential Akan Diadukan Ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 21:53 WIB)
Warga SLTPN 56 Tetap Bertahan
(Rabu, 28/04/2004 | 19:40 WIB)
Pemda DKI Jakarta Laporkan Nurlaila ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 17:56 WIB)
RSCM Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
(Rabu, 28/04/2004 | 14:19 WIB)
Danareksa Minta Hacker KPU Selesaikan Kontrak Kerja
(Selasa, 27/04/2004 | 19:35 WIB)
Ratusan Pedagang Pasar Baru Bekasi Bingung
(Selasa, 27/04/2004 | 17:12 WIB)
Joki Three in One Modus Baru Kejahatan
(Selasa, 27/04/2004 | 17:01 WIB)
90 Persen PDAM ‘Sakit’ Akan Diprivatisasi
(Selasa, 27/04/2004 | 16:18 WIB)
500 Karyawan Prudential Unjuk Rasa di PN Pusat
(Selasa, 27/04/2004 | 15:40 WIB)
Berkas Pemalsuan KTP Gunawan Dilimpahkan
(Selasa, 27/04/2004 | 15:12 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data