Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Bogor

Walhi Minta Masyarakat di Sekitar TPA Jonggol Dilibatkan
23 Desember 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta: Untuk kasus Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jonggol, Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jakarta meminta pemerintah dan pengembang melibatkan masyarakat di sekitar TPA Jonggol. "Masyarakat harus diajak bermusyawarah dalam pengelolaan TPA itu," kata M. Hasbi Azis, Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Walhi Jakarta, kepada TNR lewat sambungan telepon, Selasa (23/12).

Adapun, masyarakat Jonggol meminta Walhi Jakarta mendampingi mereka, agar TPA Jonggol tidak dilanjutkan. "Apabila masyarakat diikutsertakan, tidak akan ada ribuan warga yang menolak pengelolaan TPA itu," kata Hasbi. Walau mendukung masyarakat, Walhi juga meminta masyarakat agar menghindari kontak fisik dengan aparat. Apalagi sudah terdengar kabar, aparat diturunkan untuk mengawal alat berat yang akan masuk ke lokasi TPA.

Pemerintah Kabupaten Bogor sendiri menyatakan, pengelolaan TPA Jonggol sudah memperhatikan aspek-aspek yang ada. Hal itu dibantah Hasbi. Menurut Hasbi, jumlah alat pengelola dan jumlah sampah tidak seimbang. "Masih banyak sampah sisa. Mau ditaruh dimana?" kata Hasbi. Bahkan, kata Hasbi, pengelolaan sampah pasti tidak menggunakan alat pemisah sampah organik dan anorganik. Untuk itu, Walhi dan masyarakat setempat berencana mengadakan aksi unjuk rasa, Senin (29/12), di kantor Bupati.

Dhian N. Utami - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

TPST Bojong Siap Dioperasikan, Warga Tegang
Warga Jakarta Diminta Tidak Khawatir Soal Sampah
Bekasi Tolak Dana Kompensasi DKI
Anggaran Sampah Pemda DKI Jakarta Dipertanyakan
"DKI akan Lobi Bekasi Habis-habisan"

 
Berita jakarta Lainnya

Direksi Prudential Akan Diadukan Ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 21:53 WIB)
Warga SLTPN 56 Tetap Bertahan
(Rabu, 28/04/2004 | 19:40 WIB)
Pemda DKI Jakarta Laporkan Nurlaila ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 17:56 WIB)
RSCM Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
(Rabu, 28/04/2004 | 14:19 WIB)
Danareksa Minta Hacker KPU Selesaikan Kontrak Kerja
(Selasa, 27/04/2004 | 19:35 WIB)
Ratusan Pedagang Pasar Baru Bekasi Bingung
(Selasa, 27/04/2004 | 17:12 WIB)
Joki Three in One Modus Baru Kejahatan
(Selasa, 27/04/2004 | 17:01 WIB)
90 Persen PDAM ‘Sakit’ Akan Diprivatisasi
(Selasa, 27/04/2004 | 16:18 WIB)
500 Karyawan Prudential Unjuk Rasa di PN Pusat
(Selasa, 27/04/2004 | 15:40 WIB)
Berkas Pemalsuan KTP Gunawan Dilimpahkan
(Selasa, 27/04/2004 | 15:12 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data