Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Tangerang

1.709 Botol Vaksin Selundupan Dimusnahkan
18 Desember 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta: Badan Karantina Pertanian Departemen Pertanian, Kamis (18/12), memusnahkan sebanyak 1.709 botol vaksin unggas ilegal. Vaksin ini bagian dari 3.709 botol atau 41 koli yang berhasil digagalkan petugas karantina. Vaksin yang berasal dari Cina dan Hong Kong tersebut hendak diselundupkan melalui Bandara Soekarno-Hatta.

Menurut Lukas A. Tonga, Kepala Kantor Balai Karantina Bandara Soekarno-Hatta, barang itu merupakan hasil pencegahan penyelundupan pada 9-16 Desember 2003. Tujuh orang yang diduga terlibat dalam pengiriman vaksin telah diperiksa, namun tidak ditahan.

Pada pencegahan 9 Desember, petugas memeriksa Zhonzing Zheng, warga
negara Cina yang membawa 4 koli vaksin ayam. Bersamaan dengan Zheng, Changan Wang ketahuan menyelundupkan 5 koli setara dengan 1.154 botol vaksin sejenis dengan berat per botolnya 250 mililiter.

Sebanyak 9 koli vaksin itu diangkut dengan pesawat CX 711 dari Cina. Tujuan pengiriman kepada Ongko Dermawan, pemilik Usaha Dagang Sumber Makmur asal Cikande, Serang. Beikutnya, 10 Desember, petugas menyita 4 koli vaksin dari tangan Hendri dan Tjien Houw. Keduanya membawa vaksin ayam dari Hong Kong.

Selang dua hari, Sabtu (13/12), di gudang Garuda In Coming, petugas bea dan cukai menahan vaksin serupa tanpa dokumen sebanyak 25 koli berisi 2.000 botol vaksin. Barang berasal dari Cina dikirimkan kepada Hon Kian Kiong yang beralamat di Jalan Sawah Lio II/M/6 Jakarta. Pada pada 16 Desember, pihak bea dan cukai menahan 3 koli vaksin berisi 195 botol vaksin ayam. Pemiliknya atas nama Huang Zhengiang asal Cina.

Ayu Cipta-Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

TNI AL Kembali Gagalkan Penyelundupan Pasir Timah
Lagi, Pembawa Vaksin Illegal Ditangkap
900 Ton Gula Ilegal Ditangkap
Pasir Timah Ilegal Diselundupkan Bersama Pemudik
Tepung Terigu Rusak di Tanjung Priok

 
Berita jakarta Lainnya

Direksi Prudential Akan Diadukan Ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 21:53 WIB)
Warga SLTPN 56 Tetap Bertahan
(Rabu, 28/04/2004 | 19:40 WIB)
Pemda DKI Jakarta Laporkan Nurlaila ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 17:56 WIB)
RSCM Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
(Rabu, 28/04/2004 | 14:19 WIB)
Danareksa Minta Hacker KPU Selesaikan Kontrak Kerja
(Selasa, 27/04/2004 | 19:35 WIB)
Ratusan Pedagang Pasar Baru Bekasi Bingung
(Selasa, 27/04/2004 | 17:12 WIB)
Joki Three in One Modus Baru Kejahatan
(Selasa, 27/04/2004 | 17:01 WIB)
90 Persen PDAM ‘Sakit’ Akan Diprivatisasi
(Selasa, 27/04/2004 | 16:18 WIB)
500 Karyawan Prudential Unjuk Rasa di PN Pusat
(Selasa, 27/04/2004 | 15:40 WIB)
Berkas Pemalsuan KTP Gunawan Dilimpahkan
(Selasa, 27/04/2004 | 15:12 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data