Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Bekasi

Polisi Razia 12 Kilogram Ganja
17 Desember 2003

TEMPO Interaktif, Bekasi:Jajaran Polres Metro Bekasi menyita ganja kering sebanyak 12 kilogram, Rabu (17/12). Selain menyita barang bukti, petugas juga mengamankan salah satu pelaku.

Penangkapan terhadap tersangka, Sofyan, 25 tahun, warga Gang Apel, Perum Guru, bermula dari petugas yang menyamar sebagai calon pembeli ganja. Dengan mengenakan pakaian seragam sekolah, transaksi antara petugas dengan tersangka berlangsung di Pasar Baru, Jalan Juanda, Bekasi Timur.

Dari transaksi itu akhirnya petugas mengetahui pria asal Aceh itu memiliki 12 kilogram ganja kering. Kepada polisi Sofyan mengaku baru 10 hari menjadi penjual ganja. Dari pengakuannya pula diketahui salah seorang bandar besar ganja yang bernama Jafaruddin, yang kini menjadi buruan polisi.

Sesaat setelah ditangkap, Sofyan mengaku terkecoh karena orang yang membelinya mengenakan pakaian sekolah. Apalagi, saat itu petugas itu sudah menyerahkan uang sebanyak Rp 150 ribu. “Dia (petugas) minta cimeng dan memberi uang 150 ribu,” begitu pengakuan korban.

Tanpa merasa curiga, tersangka langsung menyerahkan bungkusan daun ganja kering seberat 1,5 kilogram kepada petugas. Borgol besi petugas langsung melingkar di kedua tangannya. “Saya menyesal, Pak,” ujarnya lirih.

Anak pertama dari tujuh bersaudara ini mengaku mendapatkan daun ganja kering itu dari Jafaruddin. Dari Jafaruddin, tersangka menjual ganja yang sudah siap dipasarkan. “Saya tinggal menjualnya. Dari setiap penjualan saya mengambil untung Rp 20 ribu,” katanya.

Sementara Kasat Serse Narkotika AKP Rasino mengungkapkan, Pasar Baru kini seolah sudah berubah fungsi menjadi pasar ganja. “Di sana (Pasar Baru) untuk menjual ganja penjualannya sangat mudah. Mereka, para penjual ganja itu, tinggal menyamar seperti orang jual rempah-rempah,” tuturnya.

Rasino menambahkan, penangkapan tersangka ini merupakan titik terang untuk mengungkap jaringan pengedar ganja dari Aceh yang otaknya Jafaruddin.

Polisi sendiri masih mengejar pelaku utamanya. “Kami masih mengejar lima pelaku lainnya, Jafaruddin sebagai pimpinan, Saiful sebagai kaki tangannya, Jalu sebagai kaki tangannya, serta dua pengedarnya, Iwan dan Didi,” kata Rasino di ruang kerjanya.

Siswanto - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Indonesia Kini Jadi Pengekspor Narkoba
Pusat Layanan Narkoba Diresmikan
Polisi Sita 4,2 Kilogram Shabu-Shabu
Tiga Pengedar Narkoba Internasional Tewas Tertembak
Kelompok Pengedar Narkoba Kelas Kakap, Tertangkap

 
Berita jakarta Lainnya

Direksi Prudential Akan Diadukan Ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 21:53 WIB)
Warga SLTPN 56 Tetap Bertahan
(Rabu, 28/04/2004 | 19:40 WIB)
Pemda DKI Jakarta Laporkan Nurlaila ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 17:56 WIB)
RSCM Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
(Rabu, 28/04/2004 | 14:19 WIB)
Danareksa Minta Hacker KPU Selesaikan Kontrak Kerja
(Selasa, 27/04/2004 | 19:35 WIB)
Ratusan Pedagang Pasar Baru Bekasi Bingung
(Selasa, 27/04/2004 | 17:12 WIB)
Joki Three in One Modus Baru Kejahatan
(Selasa, 27/04/2004 | 17:01 WIB)
90 Persen PDAM ‘Sakit’ Akan Diprivatisasi
(Selasa, 27/04/2004 | 16:18 WIB)
500 Karyawan Prudential Unjuk Rasa di PN Pusat
(Selasa, 27/04/2004 | 15:40 WIB)
Berkas Pemalsuan KTP Gunawan Dilimpahkan
(Selasa, 27/04/2004 | 15:12 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data