|
Jakarta Selatan
Warga Jepang Terjun dari Lantai 11 Apartemen
15 Desember 2003
TEMPO Interaktif, Jakarta:Perempuan warga Jepang, Marie Fujii, 22 tahun, tewas setelah terjun dari lantai 11 Apartemen Bukit Golf, Pondok Indah, pada Ahad (14/12) pukul 20.00 WIB.
Marie tidak langsung mendarat bebas di tanah. Karena badannya sempat tersangkut di kanopi lantai dua apartemen itu, ia tidak langsung meninggal dan sempat dibawa ke Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan oleh kedua orang tuanya.
Marie yang mengalami patah kaki kiri, luka sobek pelipis, luka sobek punggung, dan luka sobek paha, kemudian meninggal pada Senin (15/12) pukul 00.00 WIB.
Marie, seorang karyawan PT KDD Indonesia, sebuah perusahaan telekomunikasi Jepang tinggal bersama kedua orang tua dan adik perempuannya. Ayahnya, Fujii Kazutaka, Presiden Direktur PT KDD Indonesia, sedangkan ibunya adalah seorang ibu rumah tangga biasa.
Menurut Kapolsek Kebayoran Lama Kompol Eko Waluyo, dari keterangan Akemi Fujii, ibu korban, aksi terjun bebas Marie ini diduga akibat gangguan jiwa yang diderita korban. Ini dibuktikan dengan keterangan pengobatan kejiwaan di Rumah Sakit Bintaro.
Ketika polisi datang ke tempat kejadian perkara, kata Eko, di lemari kamar korban yang berada di kamar 1101 B ditemukan kapsul yang harus diminum dalam proses pengobatannya. “Ada sisa delapan kapsul yang harus diminum pada pagi hari dan sebelas kapsul yang diminum pada malam hari,” kata Eko.
Eko yang mengaku bertemu langsung dengan orang tua korban mendapatkan cerita bahwa pada malam itu korban berada di dalam kamarnya yang bersebelahan dengan kamar kedua orang tuanya.
Sepertinya, sebelum bunuh diri, korban sempat berdoa sesuai dengan agama Sintho yang dianutnya. “Masih ada lampu-lampu bekas ibadah,” kata Eko menjelaskan. Akemi langsung menuju kamar anaknya begitu mendengar suara benturan. Ketika ia melongok ke bawah, ia melihat anaknya sudah terkapar di pelataran apartemen itu.
Hingga kini, kata Eko, polisi tidak menemukan indikasi adanya pembunuhan. Berdasarkan keterangan ibunya, tidak ada seorang pun yang berada di kamar Marie kecuali dirinya sendiri. Jenazah Marie saat ini dikremasi di Muara Karang.
Istiqomatul - Tempo News Room
|