|
| |
|
|
Jakarta Pusat
Anggaran Sampah Pemda DKI Jakarta Dipertanyakan
11 Desember 2003
TEMPO Interaktif, Jakarta: Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) DKI Jakarta 2004 masih mencantumkan anggaran pengelolaan sampah di Bantar Gebang.
Fraksi Partai Keadilan mempertanyakan hal ini dalam rapat penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi DKI Jakarta tentang APBD tahun 2004 di gedung DPRD Jakarta, Kamis (11/12).
Seharusnya, akhir Desember ini pembuangan sampah dari DKI Jakarta ke Bantar Gebang sudah dihentikan. Karena sesuai dengan Memorandum of Understanding (MoU) tentang pengelolaan sampah di Bantar Gebang memang berakhir pada Desember 2003. “Kelihatannya ada usaha untuk negosiasi ulang,” ujarnya Ketua Fraksi Partai Keadilan, Achmad Heryawan. Menurutnya ada indikasi pengelolaan sampah di Bantar Gebang akan tetap dilanjutkan.
Hal ini, menurut Achmad menunjukkan ketidakberhasilan Pemda DKI dalam mencari alternatif lain dalam pengolahan sampah. Alternatif-alternatif lain tersebut seperti pengalihan pembuangan sampah ke Bojong seharusnya sudah mulaia berjalan akhir Desember ini. “Padahal dana untuk tempat pengolahan sampah di Bojong cukup besar,” ujarnya.
Dalam RAPBD, terlihat adanya rencana anggaran untuk Tempat Pembuangan Akhir Bantar Gebang. Untuk pembangunan TPA Bantar Gebang dialokasikan dana sejumlah Rp 2,9 miliar. Untuk pemeliharaan TPA Bantar Gebang sebesar Rp 17,6 miliar. Untuk netralisasi air sampah dengan bahan kimia dialokasikan dana sebesar Rp 2 miliar.
Sementara itu, Fraksi Partai Golongan Karya mengharapkan gambaran rinci tentang persiapan berbagai lokasi alternatif TPA. Khususnya TPST Bojong maupun SPA Sunter yang dimaksudkan sebagai lokasi pengganti tempat pembuangan akhir (TPA Bantar Gebang).
Mawar Kusuma WKM - Tempo News Room
|
|
|
| dibuat oleh danendro : Radja |
Berita Terkait
|
| |
Berita jakarta Lainnya
| |
|
| |
Direksi Prudential Akan Diadukan Ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 21:53 WIB)
|
| |
Warga SLTPN 56 Tetap Bertahan
(Rabu, 28/04/2004 | 19:40 WIB)
|
| |
Pemda DKI Jakarta Laporkan Nurlaila ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 17:56 WIB)
|
| |
RSCM Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
(Rabu, 28/04/2004 | 14:19 WIB)
|
| |
Danareksa Minta Hacker KPU Selesaikan Kontrak Kerja
(Selasa, 27/04/2004 | 19:35 WIB)
|
| |
Ratusan Pedagang Pasar Baru Bekasi Bingung
(Selasa, 27/04/2004 | 17:12 WIB)
|
| |
Joki Three in One Modus Baru Kejahatan
(Selasa, 27/04/2004 | 17:01 WIB)
|
| |
90 Persen PDAM ‘Sakit’ Akan Diprivatisasi
(Selasa, 27/04/2004 | 16:18 WIB)
|
| |
500 Karyawan Prudential Unjuk Rasa di PN Pusat
(Selasa, 27/04/2004 | 15:40 WIB)
|
| |
Berkas Pemalsuan KTP Gunawan Dilimpahkan
(Selasa, 27/04/2004 | 15:12 WIB)
|
| |
|
| |
Index Berita
|
|
|
|