Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jakarta

Pemprov: Penertiban Terus Berlangsung
05 Desember 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta:Kepala Dinas Ketentraman dan Ketertiban (Trantib) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Soebagio mengatakan penertiban bangunan dan pedagang kaki lima (PKL) liar akan terus berlangsung.

"Penegakan hukum tidak berhenti sedetik pun selama tidak tertib dan teratur," ujar Soebagio yang ditemui Tempo News Room di ruang kerjanya, Jumat (5/12).

Menurut Soebagio, khusus penertiban PKL liar untuk jangka panjang ditertibkan sampai 2006. Dalam waktu empat bulan ini, katanya, telah 30 persen PKL liar ditertibkan dari total PKL liar sekitar 140 ribu. Sedangkan jumlah PKL binaan sekitar 140 ribu yang tersebar di 320 lokasi.

PKL binaan, kata Soebagio, adalah mereka yang mempunyai kios dan surat izin usaha dari kecamatan atau kota madya setempat. Sedangkan yang disebut liar adalah yang mengganggu kenyaman umum, seperti usaha di perempatan jalan, trotoar, bantaran sungai, dan termasuk halte.

Soebagio menambahkan, aturan penegakan hukum untuk penegakan PKL liar didasarkan pada Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 1988 tentang Tertib Usaha.

Penertiban bangunan liar yang akan dilakukan, menurut Soebagio, diprioritaskan pada empat hal, yaitu pembangunan untuk kepentingan umum, tanpa izin mendirikan bangunan, keputusan pengadilan atau eksekusi, dan pengusahaan tanpa hak atau penyerobotan.

Sebagio mengatakan pihaknya bekerja sama dengan kota madya akan menertibkan daerah-daerah di semua bantaran kali dan bawah tol jalan layang.

Martha Warta - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Pedongkelan Akan Digusur
Relokasi Nelayan Kali Adem Belum Jelas
Warga Kali Adem Bersedia Dipindahkan
Korban Penggusuran Rayakan Lebaran di Komnas HAM
Komnas: Perhatikan Hak Korban Penggusuran

 
Berita jakarta Lainnya

Direksi Prudential Akan Diadukan Ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 21:53 WIB)
Warga SLTPN 56 Tetap Bertahan
(Rabu, 28/04/2004 | 19:40 WIB)
Pemda DKI Jakarta Laporkan Nurlaila ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 17:56 WIB)
RSCM Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
(Rabu, 28/04/2004 | 14:19 WIB)
Danareksa Minta Hacker KPU Selesaikan Kontrak Kerja
(Selasa, 27/04/2004 | 19:35 WIB)
Ratusan Pedagang Pasar Baru Bekasi Bingung
(Selasa, 27/04/2004 | 17:12 WIB)
Joki Three in One Modus Baru Kejahatan
(Selasa, 27/04/2004 | 17:01 WIB)
90 Persen PDAM ‘Sakit’ Akan Diprivatisasi
(Selasa, 27/04/2004 | 16:18 WIB)
500 Karyawan Prudential Unjuk Rasa di PN Pusat
(Selasa, 27/04/2004 | 15:40 WIB)
Berkas Pemalsuan KTP Gunawan Dilimpahkan
(Selasa, 27/04/2004 | 15:12 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data