|
Bekasi
Paman dan Keponakan Tewas Terkena Ledakan Tabung Gas
05 Desember 2003
TEMPO Interaktif, Bekasi:Pemilik toko senapan angin, Dedi Sunarya, 32 tahun, dan keponakannya, Subur Irwanto, 14 tahun, tewas dengan kondisi tubuh mengenaskan akibat terkena ledakan tabung gas. Peristiwa itu terjadi Kamis (4/12) sekitar pukul 16.30 WIB di Jalan Diponegoro 8, Tambun, Bekasi.
Informasi yang didapat Tempo News Room, sebelum peristiwa ledakan terjadi kedua korban tengah membersihkan sebuah tabung yang terbuat dari bahan aluminium berisi gas berukuran diameter 120 sentimeter dan lebar 60 sentimeter. Saat itu, mereka berada di ruangan bagian depan toko Ros Country.
Posisi Dedi yang sehari-hari dikenal gemar berburu burung, berada di samping tabung yang tengah dipegangi Subur. Subur sendiri posisinya mengangkangi tabung itu. Tabung yang sebelumnya baru diisi gas itu hendak dibersihkan oleh Dedi dengan cara mengerok bagian badan tabung.
Saat proses pembersihan tabung belum selesai, tiba-tiba tabung gas meledak dan terdengar suara berdebum keras. Kedua korban langsung terpental. Subur terpental sekitar dua meter di dalam ruangan, sedangkan Dedi terpental sekitar 5 meter ke luar ruangan dengan tubuh menderita luka sobek di bagian pinggang.
Menurut Enjang, 49 tahun, paman Subur, saat peristiwa terjadi dirinya sedang bertugas jaga di perusahaan Honda di Jalan Raya Diponegoro. Jarak dari perusahaan Honda dengan tempat kejadian sekitar 200 meter. “Saya mendengar suara ledakan,” ujarnya. Saat itu dia belum mengetahui sumber ledakan dan sempat mencari-carinya.
Setelah mendengar informasi dari warga bahwa asal sumber ledakan dari toko senapan, Enjang langsung mendatanginya. Tiba di toko senapan yang terletak di antara bangunan Sekolah Dasar Jati Mulya 2 dan Klinik Bersalin Diponegoro, dia mendapati adik iparnya, Dedi, sudah dalam keadaan tengkurap di bagian halaman toko.
Saat itu dia juga melihat Nurjanah, istri Dedi, berteriak histeris mengabarkan Subur juga terkena ledakan dan masih berada di dalam toko.
Tubuh Subur sendiri setelah terkena ledakan langsung terpental ke bagian dinding yang terbuat dari batako. Subur menderita luka di bagian selangkangan. Dagingnya terkoyak dan tulang paha menyembul keluar. Serpihan tabung yang meledak ke bagian dinding membuat lubang berdiameter 15x15 sentimeter persegi di ruangan toko.
Enjang langsung merangkul tubuh Dedi. “Saya lihat dia masih mengedipkan mata,” kata Enjang yang terlihat terpukul atas kejadian itu.
Setelah itu Enjang dan seorang tukang ojek bernama Ali langung menggotong kedua korban ke Klinik Juanda di dekat lokasi. Namun, karena Klinik Juanda tidak mampu menangani kondisi tubuh kedua korban, mereka dibawa ke Rumah Sakit Umum Bekasi. Namun, di tengah perjalanan, nyawa Dedi tidak ditolong.
Sementara itu, Kanitserse Polsek Tambun Iptu Soediyono ketika diminta konfirmasi membenarkan terjadinya peristiwa ledakan yang berasal dari sebuah tabung gas. Namun, pihak kepolisian belum mengetahui secara pasti penyebab terjadinya ledakan tabung gas. “Tabung gas meledak ketika pemiliknya menggesek-gesek,” kata dia.
Siswanto - Tempo News Room
|