|
Jakarta
Gubernur Sidak Kantor Dinas dan Walikota
01 Desember 2003
TEMPO Interaktif, Jakarta: Gubernur Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, Sutiyoso, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kantor dinas perhubungan, pekerjaan umum dan pertamanan DKI Jakarta, serta kantor Walikota Jakarta Pusat, Senin (1/12) siang.
Dalam sidaknya, Sutiyoso mendapati banyak pegawai negeri sipil (PNS) yang mangkir bekerja, tidak memberikan alasan jelas perihal ketidakhadirannya setelah libur panjang Hari Raya Idul Fitri lalu. Lihat saja, di kantor dinas perhubungan misalnya, seorang PNS bernama Daud tidak ada ditempat. Menurut Supriyati, kepala seksi, Daud sedang shalat. Tapi, menurut staf lain di ruangan sama, Daud sedang tugas ke luar. "Kalau tidak ada ditempat jangan dilindungi atau bilang lagi sakit perut," kata Sutiyoso kepada Supriyati. Menurut Rustam Effendy, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, dari sekitar 1.600 PNS yang terdaftar di dinasnya, 100 diantaranya diperkirakan tidak masuk.
Di kantor Dinas Pekerjaan Umum, Setiawati, Kepala Sub Dinas Bina Program menyatakan, tiga orang tidak ada di meja kerjanya dari 41 pegawai yang ada. Disebutkannya, dua orang izin shalat. "Mungkin sekarang sudah pulang," kata Setiawati kepada Sutiyoso. Sementara, satu orang bernama Eko dari bagian penyusunan program jalan, tidak ada di mejanya sejak pagi. "Dua minggu lalu istrinya dikabarkan baru melahirkan. Akan saya selidiki," kata Setiawati lagi.
Lain lagi di kantor Walikota Jakarta Pusat. Didampingi Walikota Jakarta Pusat, Petra Lumbun, Sutiyoso mendapati dua operator diruang pelayanan terpadu tidak ada ditempat. "Sebelum gubernur datang, seorang operator ada," kata Petra. Sementara di bagian kependudukan, ditemukan pegawai yang bukan petugas diruangan itu. Sesaat kemudian, ia mencoba menghubungi rekannya lewat seluler yang mengabarkan gubernur sedang sidak.
Usai sidak, Sutiyoso menegur kepala dinas dan kepala seksi agar mengajarkan sikap nasionalisme kepada para bawahannya, bukan mengejar materi. "DKI ini kota metropolitan, pegawainya harus memberi contoh baik kepada kota-kota lainnya," kata Sutiyoso. Kepada yang mangkir, Sutiyoso akan memberikan sanksi tegas, termasuk kepada kepala seksi atau kepala dinasnya.
Martha Warta - Tempo News Room
|