Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jakarta

Pedongkelan Akan Digusur
01 Desember 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta: Kamis (4/12), warga Pendongkelan harus membongkar bangunan rumahnya. Bila 199 kepala keluarga yang menempati rumah di Waduk Ria Rio RT.06-07-RW.15, Kelurahan Kayu putih, Pedongkelan itu tidak melakukannya, aparat ketentraman dan ketertiban (Trantib) pemerintah kota (Pemkot) Jakarta Timur yang akan membongkarnya.

"Ini berdasarkan hasil musyawarah yang disepakati bersama sebelum lebaran. Saya telah bersedia menghentikan penggusuran selama bulan puasa dan memberi kesempatan kepada warga untuk membongkar sendiri bangunannya sampai satu minggu setelah lebaran," kata Koesnan Abdul Halim, Walikota Jakarta Timur, Senin (1/12). Rencananya, warga diberi uang bongkar pindah sebesar Rp. 300.000 tiap bangunannya. "Uang itu bisa digunakan untuk kontrak atau pulang kampung," kata Koesnan.

Warga yang terkena penggusuran terletak di jalan masuk waduk dan di bantaran waduk Ria Rio. Penggusuran sendiri bertujuan untuk mengeruk waduk Ria Rio seluas sekitar 7,85 hektar. Diharapkan, dengan pengerukan luapan air pada musim hujan dapat diantisipasi. Karena waduk berfungsi sebagai pengendali banjir daerah Pulomas dan sekitarnya yang meliputi Kelurahan Kayu Putih dan Kelurahan Pulogadung dengan luas layanan sekitar 380 hektar.

Hari ini, aparat Kelurahan Kayu Putih juga mulai membagikan uang kerohiman Rp. 300.000 kepada warga. "Sudah 20 warga yang mengambil. Mungkin besok akan bertambah," kata Ghofur, Ketua RW.15. Ghofur juga menyatakan, hari ini banyak yang telah membongkar rumahnya sendiri. "Kita sudah siap jika Kamis memang akan dilakukan pembongkaran. Warga telah membongkarnya sendiri," kata Ghofur.

Muhamad Fasabeni - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Relokasi Nelayan Kali Adem Belum Jelas
Warga Kali Adem Bersedia Dipindahkan
Korban Penggusuran Rayakan Lebaran di Komnas HAM
Komnas: Perhatikan Hak Korban Penggusuran
Warga Setiabudi Datangi DPRD DKI

 
Berita jakarta Lainnya

Direksi Prudential Akan Diadukan Ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 21:53 WIB)
Warga SLTPN 56 Tetap Bertahan
(Rabu, 28/04/2004 | 19:40 WIB)
Pemda DKI Jakarta Laporkan Nurlaila ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 17:56 WIB)
RSCM Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
(Rabu, 28/04/2004 | 14:19 WIB)
Danareksa Minta Hacker KPU Selesaikan Kontrak Kerja
(Selasa, 27/04/2004 | 19:35 WIB)
Ratusan Pedagang Pasar Baru Bekasi Bingung
(Selasa, 27/04/2004 | 17:12 WIB)
Joki Three in One Modus Baru Kejahatan
(Selasa, 27/04/2004 | 17:01 WIB)
90 Persen PDAM ‘Sakit’ Akan Diprivatisasi
(Selasa, 27/04/2004 | 16:18 WIB)
500 Karyawan Prudential Unjuk Rasa di PN Pusat
(Selasa, 27/04/2004 | 15:40 WIB)
Berkas Pemalsuan KTP Gunawan Dilimpahkan
(Selasa, 27/04/2004 | 15:12 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data