Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jakarta Timur

Terminal Pulo Gadung Masih Sepi
27 November 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta: Situasi Terminal Pulo Gadung hingga Kamis (27/11), belum ramai akan penumpang yang datang dari berbagai daerah di luar Jakarta. Menurut Komarudin, salah seorang staf terminal Pulo Gadung, kemungkinan besar puncak arus balik lebaran tahun ini terjadi Sabtu atau Minggu.

Jumlah penumpang yang tiba pada pukul 08.00 sampai 14.00 sebanyak 1.895 orang, diangkut dengan 65 bus. Sedangkan bus yang berangkat dari Terminal Pulo Gadung sebanyak 168, mengangkut 5.144 orang.

Rabu kemarin (26/1), jumlah penumpang yang berangkat dari Pulo Gadung sebesar 12.625 penumpang. Mereka diangkut dengan 285 bus reguler dan 42 bus bantuan. Sedangkan untuk bus yang tiba di terminal Pulo Gadung sebanyak 466 bus yang membawa penumpang 15.997 orang. Pihak Terminal Pulo Gadung telah mengeluarkan bus bantuan sejak 22/11 atau H-3 sampai H+1 (26/11), 130 bus bantuan.

Menurut Kepala Terminal Pulo Gadung Pardjiman, penumpang yang datang dari daerah ke Pulo Gadung masih sedikit. “Para penumpang tersebut, biasanya mulai datang pada pukul 01.00 sampai 03.00 WIB dini hari,” kata Pardjiman. Lebih lanjut dia mengatakan puncak arus balik akan terjadi pada Sabtu atau Minggu ini.

Sementara itu, ruang posko kesehatan yang ada di terminal terlihat kosong. Perawat dan dokter yang biasanya berjaga di ruang tersebut kali ini lebih memilih berjaga di dalam mobil Ambulan milik Puskesmas Pulo Gadung. Menurut Tumiya, perawat yang sedang bertugas, mereka pindah ke dalam mobil karena lebih praktis. “Kalau disini kan lebih dekat ke penumpang,” kata Tumiya. Ia juga menambahkan bahwa di Pulo Gadung ini selalu ada dokter jaga yang menyertai. Saat ini dokter yang berjaga Nurasma Wahab.

Penumpang yang berobat di posko kesehatan sebanyak 20 orang. “Sakitnya masih yang biasa, seperti pilek, batuk, maag, pegal-pegal, pusing, dan gatal-gatal, belum ada yang sakit gawat,” lanjut Tumiya.

M. Fasabeni - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Sembilan Meninggal di Subang Selama Mudik Lebaran
Arus Balik Losari-Pamanukan Dijadikan Satu Arah
Gubernur Sutiyoso Buka Puasa Bersama 3.000 Anak Yatim
Pengamanan Islamic Center Ketat
Stasiun Senen Sepi

 
Berita jakarta Lainnya

Direksi Prudential Akan Diadukan Ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 21:53 WIB)
Warga SLTPN 56 Tetap Bertahan
(Rabu, 28/04/2004 | 19:40 WIB)
Pemda DKI Jakarta Laporkan Nurlaila ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 17:56 WIB)
RSCM Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
(Rabu, 28/04/2004 | 14:19 WIB)
Danareksa Minta Hacker KPU Selesaikan Kontrak Kerja
(Selasa, 27/04/2004 | 19:35 WIB)
Ratusan Pedagang Pasar Baru Bekasi Bingung
(Selasa, 27/04/2004 | 17:12 WIB)
Joki Three in One Modus Baru Kejahatan
(Selasa, 27/04/2004 | 17:01 WIB)
90 Persen PDAM ‘Sakit’ Akan Diprivatisasi
(Selasa, 27/04/2004 | 16:18 WIB)
500 Karyawan Prudential Unjuk Rasa di PN Pusat
(Selasa, 27/04/2004 | 15:40 WIB)
Berkas Pemalsuan KTP Gunawan Dilimpahkan
(Selasa, 27/04/2004 | 15:12 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data