|
Jakarta
Pembantu Mudik, Hunian Hotel Naik 40 Persen
26 November 2003
TEMPO Interaktif, Jakarta: Libur Hari Raya Idul Fitri memberi berkah pengusaha hotel di Jakarta. Mudiknya para pembantu rumah tangga mudik ke daerah asalnya, membuat banyak keluarga memilih hotel sebagai tempat tinggal sementara. Hunian hotel meningkat hingga sekitar 40 persen.
"Penghuni baru banyak dari keluarga tionghoa yang menginap di sini karena ditinggal pembantunya," kata Yuli, Relations Officer Hotel Indonesia (HI) kepada TNR, Rabu (26/11). Umumnya, keluarga yang ditinggal liburan para pembantu, menyewa kamar hotel semenjak H-4 hari raya. Satu hari menjelang Idul Fitri, dari 570 kamar yang tersedia di HI, 228 diantaranya telah terisi. "Meningkat 40 persen dibandingkan hari-hari biasa," kata Yuli. Lihat saja Nita, salah satu penghuni HI. Bersama suami dan dua anaknya, Nita memilih tinggal di hotel selama libur lebaran. "Antara lain alasannya karena pembantu saya pulang," katanya.
Sementara, pihak Hotel Mulia Senayan mengaku mengalami peningkatan hunian hingga 35 persen. "Sebagian besar keluarga yang menginap di hotel pada liburan kali ini, terjadi karena para pembantu rumah tangga pulang ke kampung halamannya," kata Wawan, Relation Officer Hotel Mulia.
Untuk itu, pihak hotel pun mencoba untuk membawa nuansa rumah ke hotel. Selain pelayanan paket khusus lebaran kepada para tamu hotel, seperti menu makanan yang juga menyajikan ketupat sayur, juga musik-musik bernuansa islami dihadirkan. "Agar suasana di hotel menyerupai rumah biasa, sehingga para penghuni hotel merasa betah," kata Yuli.
Siswanto, Theo - Tempo News Room
|