Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jakarta

Duka di Malam Takbiran
25 November 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta: Malam takbiran menyisakan duka. Terjadi di tempat terpisah di Jakarta, peristiwa kecelakaan dan kriminal menelan korban seorang tewas dan sembilan lainnya luka berat, Selasa (25/11) malam hingga dini hari.

Informasi yang dihimpun TNR menyebut, korban tewas adalah Iwan, 20 tahun, warga Jati Kramat, RT.07-RW.03, Jatibening, Bekasi yang mengalami kecelakaan saat sepeda motornya, Suzuki Satria bernomor polisi B 6803 OK diserempet mobil Kijang Silver. Korban merupakan bagian dari rombongan motor yang hendak pulang dari konvoi malam takbiran.

Akibat serempetan, Iwan yang membonceng Heni Suryani, 16 tahun, warga Jati Kramat, RT.07-RW.08, Bekasi, tidak dapat mengendalikan laju sepeda motor. Motor dan kedua korban terperosok ke selokan di Jalan Duren Sawit dekat PAM JAYA, Jakarta Timur sekitar pukul 01.00 WIB. Kedua korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta. Tapi, nyawa Iwan tidak tertolong. Sementara, Heni masih dirawat intensif lantaran luka terbuka selebar tiga sentimeter di bagian kening kiri.

Kecelakaan juga menimpa Bayu Nurcahyo, 23 tahun, warga Jalan Cileduk Raya, Cipadu, Gang Cempaka, Kreo, sekitar pukul 23.00 WIB. Saat itu, korban yang membonceng Nana -temannya, dengan sepeda motor tiba di perempatan Harmoni. Tiba-tiba taksi Blue Bird menyalip dengan kecepatan tinggi tepat di depan motornya. Korban terkejut, sepeda motor pun tidak terkendali lantaran ban depan menyentuh bagian belakang taksi. Begitu cepat, sepeda motor kemudian menabrak trotoar. Akibatnya, daging di bagian betis Bayu hilang berdiameter sekitar 5 x 5 sentimeter yang membuat tulangnya terlihat. Saat ini, ayu dirawat di RSCM. Nana sendiri hanya mengalami luka ringan.

Bonar Pakpahan, pelajar kelas dua Sekolah Tehnik Mesin Bhakti, warga Kampung Cipinang Baru, Jakarta Timur pun tertimpa celaka, sekitar pukul 19.00 WIB. Korban yang membonceng Angga -temannya, dengan sepeda motor Honda Supra diserempet mobil Kijang putih di depan Rumah Sakit Koja. Korban yang akan menghadiri malam takbiran di kawasan Hotel Indonesia, itu pun terpental ke trotoar. Akibatnya, korban mengalami luka sobek di bagian mata kiri dan memar di bagian dada. Korban sempat mengalami koma selama dua jam di RS Koja, sebelum akhirnya dibawa ke RSCM. Angga hanya mengalami luka ringan dan sampai saat ini masih dirawat di RS Koja.

Sementara, sepulangnya dari acara takbiran, mobil Timor yang dikendarai Ridwan Johari, 19 tahun, warga Tebet Timur RT.05-RW.08 menabrak tiang listrik di pinggir jalan, kawasan Buncit, Jakarta Selatan. Penyebabnya, mobil Mercy menyalip sambil menikung tepat di depan mobil korban yang mengagetkan korban. Korban pun membanting setir ke kiri dan akhirnya mobil menyeruduk tiang listrik. Akibatnya, korban yang sempat pingsan, mengalami luka sobek pada mata sebelah kanan.

Celaka juga terjadi pada Iyet Sofyan, 21 tahun, warga Kampung Jembatan RT.07-RW.12, Penggilingan Jakarta Timur, sekitar pukul 02.00 WIB. Sepulangnya dari takbiran di kawasan Hotel Indonesia, motor korban menabrak trotoar di depan masjid Istiqlal, Jakarta. Saat itu, Iyet mabuk minuman keras jenis Intisari hingga akhirnya tidak dapat menyeimbangkan laju kendaraan dan menabrak.

Faldo, 17 tahun warga Berlan, Matraman, Jakarta Timur juga juga mengalami kecelakaan dengan menabrak trotoar, di jalan Matraman, sekitar pukul 02.45 WIB. Korban menderita pendarahan di bagian kepala belakang.

Lain lagi dialami Fauzan Yakub, 19 tahun, mahasiwa Trisakti, di daerah Plumpang. Bermaksud menepis petasan lemparan petasan, korban justru menderita luka parah di bagian mata, sekitar pukul 03.00 WIB. Menurut keterangan warga Jalan Mahoni, Blok A, Gang IV Koja, korban baru saja pulang dari takbiran di Monas.

Nasib sial juga menimpa Riyono Mahfud, warga Jalan Rambutan, Manggarai, Tebet yang di pukuli sejumlah orang di kawasan Hotel Indonesia. Perisitiwa berawal ketika petasan dilempar massa dari atas sebuah truk dan menimpa sepeda motor milik teman korban. Korban berusaha meminta alasan mengapa sampai terjadi pelemparan petasan. Tapi, jawabannya adalah bogem mentah yang bersarang di wajahnya. Akibatnya, pelipis dan bibir korban terluka.

Selain itu, luka berat menimpa Gabriel Ngesi, 25 tahun, warga Perumahan BTN Cijunjung, Bogor. Menurut keterangan saksi mata, Jabes, warga Melawai Blok M, korban yang saat itu menghadiri malam takbiran di kawasan Hotel Indonesia, ditusuk orang tidak dikenal pada bagian perut sebelah kiri, sekitar pukul 20.00 WIB.

Siswanto - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Takbiran, Hujan Mengguyur Jakarta
Hujan Tidak Halangi Warga Bekasi Bertakbir
Takbir Akbar Bergema di Islamic Center
Narapidana Salemba Takbiran di Bangunan Darurat
Aktivitas Perkantoran di Jakarta Belum Normal

 
Berita jakarta Lainnya

Direksi Prudential Akan Diadukan Ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 21:53 WIB)
Warga SLTPN 56 Tetap Bertahan
(Rabu, 28/04/2004 | 19:40 WIB)
Pemda DKI Jakarta Laporkan Nurlaila ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 17:56 WIB)
RSCM Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
(Rabu, 28/04/2004 | 14:19 WIB)
Danareksa Minta Hacker KPU Selesaikan Kontrak Kerja
(Selasa, 27/04/2004 | 19:35 WIB)
Ratusan Pedagang Pasar Baru Bekasi Bingung
(Selasa, 27/04/2004 | 17:12 WIB)
Joki Three in One Modus Baru Kejahatan
(Selasa, 27/04/2004 | 17:01 WIB)
90 Persen PDAM ‘Sakit’ Akan Diprivatisasi
(Selasa, 27/04/2004 | 16:18 WIB)
500 Karyawan Prudential Unjuk Rasa di PN Pusat
(Selasa, 27/04/2004 | 15:40 WIB)
Berkas Pemalsuan KTP Gunawan Dilimpahkan
(Selasa, 27/04/2004 | 15:12 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data