|
Jakarta Pusat
Stasiun Gambir Sepi
24 November 2003
TEMPO Interaktif, Jakarta: Siang, sekitar pukul 12.00 WIB stasiun kereta api Gambir, terlihat sepi. Dari pantauan Tempo News Room, tidak terdapat antrian panjang tiket, seperti hari-hari sebelumnya.
Sementara itu, tiket kereta api Cirebon Ekspres pukul 13.35 WIB menuju Cirebon sudah laku terjual. Begitu pula dengan halnya dengan tiket kereta api Gajayana menuju Malang pukul 17.30 WIB. Sedangkan loket tiket kereta api Parahyangan Ekspres menuju Bandung pukul 14.45 WIB belum dibuka, tapi para penumpang sudah mengantri.
Kondisi yang sepi ini dibenarkan oleh Humas DAOP I Jakarta Zainal Abidin. Dari 52 ribu kapasitas tempat duduk yang disediakan baru sekitar 6.000 yang terisi. “Hal ini berbeda dengan H-3 dengan H-2. Biasanya penumpang melonjak pada hari itu. Kalau sekarang, tanggung orang tidak bisa ikut salat Ied,” katanya di Pusat Informasi Stasiun Gambir, Senin (24/11).
Sementara itu, Posko Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) sampai hari ini mencatat sejumlah pelanggaran. Pelanggaran yang dilakukan PT. Kereta Api Indonesia (KAI)menurut Yuni salah seorang staf YLKI, misalnya tidak memberikan sejumlah informasi mengenai jadual keberangkatan kereta dan kapasitas tempat duduk yang tersisa. Stasiun Gambir, menurutnya, sebagai daerah bebas calo, masih terdapat calo yang menawarkan tiket pada calon penumpang.
Pelanggaran lain, adalah keterlambatan sejumlah kedatangan kereta api. Pada H-2 kemarin, kedatangan kereta Cirebon Ekspres terlambat 1 jam 27 menit. Begitu pula halnya dengan kereta Argo Bromo terlambat sekitar 1 jam 12 menit. Keterlambatan ini juga dibenarkan oleh Zainal Abidin. Keterlambatan ini, menurutnya karena frekuensi kereta yang tinggi. Selain itu, naik turunnya penumpang dalam jumlah yang banyak memakan waktu yang lebih lama dari jumlah penumpang normal.
Edy Can - Tempo News Room
|