|
| |
|
|
Metro
Genangan Air di Cawang Macetkan Lalu Lintas
22 November 2003
TEMPO Interaktif, Jakarta: Hujan deras yang mengguyur ibu kota menyebabkan genangan air di perempatan Cawang, Univrsitas Kristen Indonesia, serta beberapa ruas jalan raya MT Haryono, Jakarta Timur. Akibatnya kemacetan arus lalu lintas tak terelakkan, Sabtu (22/11), sekitar pukul 17.00 WIB.
Hujan deras yang disertai angin kencang di wilayah Jakarta Timur selama sekitar dua jam itu menciptakan genangan-genangan air di sejumlah jalan raya. Genangan air yang terasa cukup tinggi terjadi di perempatan Cawang.
Air yang meluber tak terkendali ke bahu jalan menyebabkan arus kendaraan dari arah perempatan Halim Perdanankusumah menuju Kramat Jati atau sebaliknya, tidak dapat bergerak. Begitu juga dari arah Grogol menuju Cawang. Kendaraan baik roda dua maupun roda empat terlihat berjejal tidak teratur. Genangan iar tersebut meluap hingga setinggi kira-kira tiga puluh sentimeter.
Terlihat pula sejumlah petugas polisi lalu lintas berupaya mengatur arus kendaraan. Namun upaya yang dilakukan para petugas tersebut sia-sia karena para pengendara saling serobot. Di samping itu lampu pengatur lalu lintas tidak berfungsi. Selama perbaikan jalan layang di perempatan UKI, kemacetan yang terjadi semakin meningkat. "Apalagi kalau hujan banyak galian yang bikin genangan air," kata petugas polisi yang enggan disebut namanya.
Pengamatan Tempo News Room, genangan air itu muncul karena di perempatan jalan Cawang UKI sedang ada pembangunan jalan layang. Di sekitar area pembangunan yang belum sepenuhnya rampung itu terdapat galian-galian yang tidak ditutup dengan baik.
Kemacetan juga terjadi di jalan MT Haryono, dekat jalan layang. Kemacetan akibat genangan air yang mencapai ketinggian kira-kira 20-25 sentimeter. Genangan itu diakibatkan oleh bekas galian selama terjadi pembangunan jalan layang Pancoran. Bahu jalan juga terlihat miring ke kiri. Selain itu pembuangan air dari jalan raya tidak berfungsi dengan baik. Air yang seharusnya mengalir ke selokan ternyata menggenang di tepi jalan hingga bahu jalan.
Siswanto - Tempo News Room
|
|
|
| dibuat oleh danendro : Radja |
Berita Terkait
|
| |
Berita jakarta Lainnya
| |
|
| |
Direksi Prudential Akan Diadukan Ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 21:53 WIB)
|
| |
Warga SLTPN 56 Tetap Bertahan
(Rabu, 28/04/2004 | 19:40 WIB)
|
| |
Pemda DKI Jakarta Laporkan Nurlaila ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 17:56 WIB)
|
| |
RSCM Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
(Rabu, 28/04/2004 | 14:19 WIB)
|
| |
Danareksa Minta Hacker KPU Selesaikan Kontrak Kerja
(Selasa, 27/04/2004 | 19:35 WIB)
|
| |
Ratusan Pedagang Pasar Baru Bekasi Bingung
(Selasa, 27/04/2004 | 17:12 WIB)
|
| |
Joki Three in One Modus Baru Kejahatan
(Selasa, 27/04/2004 | 17:01 WIB)
|
| |
90 Persen PDAM ‘Sakit’ Akan Diprivatisasi
(Selasa, 27/04/2004 | 16:18 WIB)
|
| |
500 Karyawan Prudential Unjuk Rasa di PN Pusat
(Selasa, 27/04/2004 | 15:40 WIB)
|
| |
Berkas Pemalsuan KTP Gunawan Dilimpahkan
(Selasa, 27/04/2004 | 15:12 WIB)
|
| |
|
| |
Index Berita
|
|
|
|