Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jakarta

Pemudik Lewat Laut Diprediksi Naik 5 Persen
21 November 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta: Departemen Perhubungan memperkirakan akan terjadi lonjakan penumpang yang menggunakan kapal laut sebesar 5 persen secara nasional pada arus mudik tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya. Diperkirakan jumlah pemudik tahun 2003 ini mencapai 1,3 juta orang, sedangkan sebelumnya hanya 1,25 juta orang.

Direktur Lalu Lintas Angkutan Laut Jimmy Niki Juluw, Jumat (21/11), mengatakan, kenaikan pemudik kebanyakan akan terjadi pada rute-rute dari Kuta dan Balikpapan. Pasalnya, dari daerah-daerah ini banyak pekerja perkebunan rasal dari Jawa Tengah yang akan pulang ke kampung halamannya. "Biasanya lonjakan penumpang angkutan laut terjadi pada H-5 dan H-3, sedangkan arus balik pada H+5," kata dia di Jakarta.

Menurut Jimmy, armada yang disiapkan sebanyak 579 kapal dengan daya angkut sebanyak 3,6 juta orang. Kapal-kapal ini terdiri dari 30 unit milik PT Pelni, 5 unit PT ASDP, 49 unit armada perintis, 33 kapal cepat dan 462 kapal jarak dekat, serta satu unit kapal bantuan dari TNI AL.

Jimmy menjelaskan, selain menambah armada, pihaknya juga mengambil beberapa langkah untuk mengantisipasi lonjakan penumpang ini. Pertama, melakukan kesiapan sarana dan prasarana kapal terkait dengan keselamatan dan kenyamanan penumpang. Kedua, memantau dan mengawasi secara ketat kegiatan angkutan laut.

Ketiga, meningkatkan aktivitas pengendalian operasi agar tercipta aktivitas transportasi yang aman, lancar dan tertib. "Sehingga kita meminta kepada para administrator dan pelabuhan tidak asal memberikan surat ijin berlayar, tapi harus diperhatikan aspek kelaikan kapal," ujarnya.

Jimmy mengakui perkembangan angkutan saat ini memang mendapat persaingan yang ketat dari angkutan udara, terutama masalah tarif. Untuk itu perlu adanya pembenahan di angkutan laut. Pertama, tentunya masalah tarif harus bersaing. Kedua, pelayanan harus ditingkatkan. Ketiga, meningkatkan promosi.

S.S. Kurniawan - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Penumpang di Terminal Rawamangun Meningkat
KA Terlambat karena Tingginya Frekuensi Lalu Lintas
Mobil Pemudik Tabrakan Beruntun di Subang
Sejumlah Maskapai Sediakan Extra Flight
Petugas Bandara Kewalahan Hadapi Antrian

 
Berita jakarta Lainnya

Direksi Prudential Akan Diadukan Ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 21:53 WIB)
Warga SLTPN 56 Tetap Bertahan
(Rabu, 28/04/2004 | 19:40 WIB)
Pemda DKI Jakarta Laporkan Nurlaila ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 17:56 WIB)
RSCM Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
(Rabu, 28/04/2004 | 14:19 WIB)
Danareksa Minta Hacker KPU Selesaikan Kontrak Kerja
(Selasa, 27/04/2004 | 19:35 WIB)
Ratusan Pedagang Pasar Baru Bekasi Bingung
(Selasa, 27/04/2004 | 17:12 WIB)
Joki Three in One Modus Baru Kejahatan
(Selasa, 27/04/2004 | 17:01 WIB)
90 Persen PDAM ‘Sakit’ Akan Diprivatisasi
(Selasa, 27/04/2004 | 16:18 WIB)
500 Karyawan Prudential Unjuk Rasa di PN Pusat
(Selasa, 27/04/2004 | 15:40 WIB)
Berkas Pemalsuan KTP Gunawan Dilimpahkan
(Selasa, 27/04/2004 | 15:12 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data