|
Jakarta
Penumpang di Terminal Rawamangun Meningkat
21 November 2003
TEMPO Interaktif, Jakarta: Pada H-4 sebelum Lebaran, Jumat (21/11), mulai terjadi peningkatan jumlah penumpang di Terminal Rawamangun, Jakarta. Demikian dikatakan Kepala Terminal Rawamangun, Muspardi Boest. Sebagian besar penumpang untuk jurusan Sumatera.
Menurut Muspardi, sebagian besar pemudik untuk jurusan Sumatera memilih pulang hari ini agar bisa di rumah pada saat hari raya. Sebab, perjalanan ke Sumatera membutuhkan waktu sekitar tiga hari. Untuk penumpang ke Jawa, kemungkinannya akan ramai esok hari, Satu atau Minggu.
Kamis (20/11), penumpang yang diberangkatkan sebanyak 1.580, dengan 50 bus. Untuk hari ini, pada ship pertama, sudah 48 bus yang berangkat dengan jumlah 1.638 penumpang. Sejak dua hari kemarin, pengelola terminal telah mengeluarkan 13 bus bantuan.
Keberangkatan bus di Rawamangun terbagi dalam tiga ship. Pertama pukul 07.00-14.00 WIB, kedua pukul 14.00-21.00 WIB, ketiga 21.00 WIB sampai keesokan harinya. Jumlah penumpang terbanyak pada ship kedua, seperti H-5 ship kedua diberangkatkan 88 bus reguler dan tujuh bus bantuan dengan jumlah penumpang 2.699 penumpang.
Di Terminal Rawamangun juga disediakan posko kesehatan dari Puskesmas Cakung. Dari puskesmas Cakung jumlah pasien yang sakit sejak H-7 sampai H-4 pukul 13.00 WIB sudah 29 orang. "Rata-rata mereka sakit kepala, batuk, pusing dan pegal-pegal," kata Nugrahaini, salah seorang perawat.
Menurutnya, di Rawamangun tidak disediakan dokter yang berjaga. Dokter tetap berada di puskesmas. "Jika ada sesuatu yang gawat, kami akan mengontak dia untuk datang ke Rawamangun," kata Nugrahaini. Ia juga ditemani Samirudin, seorang perawat, dan seorang sopir yang menyiapkan mobil ambulan. Pengobatan di posko ini gratis.
Muhamad Fasabeni - Tempo News Room
|