Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jakarta Selatan

Warga Setiabudi Datangi DPRD DKI
21 November 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta: Sekitar 50 orang warga Setiabudi berunjuk rasa ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta sekitar pukul 14.05 WIB, Jumat (21/11). Mereka memprotes rencana pembongkaran paksa bangunan tinggal di atas tanah 37 meter persegi yang sudah ditempati selama 50 tahun kemarin, Kamis (20/11).

Pembongkaran tersebut rencananya dilakukan anggota keamanan dan ketertiban Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan menindaklanjuti surat Camat no 275/1.755 tanggal 17 November 2003 berkaitan dengan pembangunan The Plaza Semanggi.

Menurut juru bicara warga, Slamet Siahaan, pihaknya meminta tanah yang mereka tinggali dilepaskan dari penguasaan Plaza Semanggi. “Kalau memang tanah itu dibutuhkan, kami minta diberi ganti rugi 20 persen dari harga semestinya,” kata Slamet di halaman kantor DPRD siang itu.

Dalam pernyataan sikap warga yang ditujukan kepada camat Setiabudi dan Kapolda Metro Jaya, disebutkan rencana pembongkaran paksa itu seharusnya ditunda, sambil menunggu hasil negosiasi penyelesaian pembayaran uang ganti tanah atau rumah dengan pihak The Semanggi Plaza eks gedung Veteran RI.

Warga juga memprotes surat camat yang menyatakan bahwa rumah-rumah itu melanggar Peraturan Daerah no 11/1988. Bangunan rumah tidak di atas badan jalan, trotoar, bahu jalan, jalur hijau, taman dan saluran air. "Tanah tersebut bersatu dengan bangunan The Semanggi Plaza,” tutur Slamet.

Sebelumnya unjuk rasa dilakukan di kantor walikotamadya Jakarta Selatan pukul 10.00 WIB.

Martha Warta Silaban - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Pengacara: Warga Tanjung Duren Bukan Liar
Preman Datangi PTUN Jakarta Timur
Menteri Diminta Ikut Tangani soal Penggusuran
Warga Tanjung Duren Bertemu Mahasiswa
Menkokesra Harus Perhatikan Penggusuran

 
Berita jakarta Lainnya

Direksi Prudential Akan Diadukan Ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 21:53 WIB)
Warga SLTPN 56 Tetap Bertahan
(Rabu, 28/04/2004 | 19:40 WIB)
Pemda DKI Jakarta Laporkan Nurlaila ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 17:56 WIB)
RSCM Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
(Rabu, 28/04/2004 | 14:19 WIB)
Danareksa Minta Hacker KPU Selesaikan Kontrak Kerja
(Selasa, 27/04/2004 | 19:35 WIB)
Ratusan Pedagang Pasar Baru Bekasi Bingung
(Selasa, 27/04/2004 | 17:12 WIB)
Joki Three in One Modus Baru Kejahatan
(Selasa, 27/04/2004 | 17:01 WIB)
90 Persen PDAM ‘Sakit’ Akan Diprivatisasi
(Selasa, 27/04/2004 | 16:18 WIB)
500 Karyawan Prudential Unjuk Rasa di PN Pusat
(Selasa, 27/04/2004 | 15:40 WIB)
Berkas Pemalsuan KTP Gunawan Dilimpahkan
(Selasa, 27/04/2004 | 15:12 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data