|
Lampung
Pelabuhan Bakauheni Dilengkapi Metal Detector
20 November 2003
TEMPO Interaktif, Bandar Lampung: Untuk pengamanan arus mudik lebaran, PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) cabang Bakauheni menggunakan metal detector (pendeteksi logam) bagi penumpang dari dan menuju Pulau Jawa. Setiap pemudik yang datang akan dideteksi petugas antara lain di pintu gerbang pelabuhan, ruang tunggu tempat penjualan loket, gang way, dan di depan pintu masuk kapal.
Menurut Kepala PT ASDP Lampung, M. Hasan Aldin, penggunakan detektor logam itu untuk meningkatkan pengamanan di kawasan pelabuhan. "Kita harus waspada, terhadap semua tindak kriminal maupun masuknya para teroris ke Lampung," katanya, Kamis (20/11).
Hasan menjelaskan, sebagai pintu gerbang pulau Sumatera menuju pulau Jawa dan sebaliknya, pengamanan di Bakauheni memang wajib diutamakan. Apalagi sebelumnya para pelaku bom sempat menetap di Lampung.
Sementara itu, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kawasan pelabuhan seluas sembilan hektare itu dibagi menjadi tiga zona, agar lebih tertib. Zona A adalah daerah umum terbuka, yang merupakan areal gerbang masuk pelabuah penyeberangan. Zona ini terdiri dari gerbang penumpang, loket penumpang, jembatan timbang, dan loket kendaraan.
Zona B, adalah daerah umum terbatas, yang merupakan areal tunggu bagi penumpamng atau kendaraan yang akan naik ke kapal. Zona itu meliputi ruang tunggu penumpang, areal parkir, kendaraan yang akan menyeberang dan areal parkir kendaraan penganjar dan penjemput.
Zone C adalah daerah terbatas, merupakan areal menuju kapal. Zona tersebut terdiri dari gang way, jembatan yang dilewati penumpang saat masuk dan keluar kapal, dan side ramp, jembatan yang dilewati kendaraan saat masuk dan keluar kapal.
Fadilasari - Tempo News Room
|