|
Bekasi
TKW Dihipnotis di Stasiun Jatinegara
13 November 2003
TEMPO Interaktif, Bekasi:Baru pulang dari tanah rantau, Yuyun, 26, warga Tapal Reja Rt 13/12, Cilacap, Jawa Tengah, menjadi korban hipnotis di stasiun Jatinegara, Jakarta Timur (13/11) sekitar pukul 12.00 WIB. Perhiasan, kamera, jam tangan, buku ATM, serta uang tunai Rp 300 ribu diambil oleh pria yang baru dikenal.
Informasi yang dihimpun Tempo News Room menyebutkan, awalnya Yuyun yang baru bekerja satu tahun di kawasan Batam ingin pulang ke kampung halamannya. Rabu pagi Yuyun mendarat di Bandara Soekarno-Hatta. Lalu, dia menumpang bus Damri menuju terminal Rawamangun.
Menurut Yuyun, sebetulnya dia ingin langsung melanjutkan perjalanan dengan menumpang bus umum jurusan Cilacap. Namun, bus yang ditunggu-tunggu tak juga tiba. Yuyun pun melangkahkan kaki ke sekitar terminal bus Pulo Gadung, Jakarta Timur.
Sekitar satu jam bus yang ditunggu tidak juga tiba. Harapan Yuyun untuk segera mendapatkan bus pun tertunda. Namun, ketika dia berhasil mendapati bus yang dimaksud, ternyata tempat duduk sudah penuh.
Oleh petugas, Yuyun diberi saran agar mencari angkutan kereta api di stasiun. “Karena tiketnya habis, saya disuruh ke stasiun Jatinegara. Tiket KA masih ada,” katanya menirukan saran petugas terminal. Yuyun pun ke stasiun Jatinegara.
Di perjalanan, Yuyun berkenalan dengan Johan yang bersikap baik dan tidak mencurigakan. Rabu malam itu sekitar pukul 21.30 WIB, Johan menganjurkan dirinya beristirahat sambil memberi air putih. Usai minum air putih, tiba-tiba kesadarannya hilang.
Selama tidak sadar itulah, Johan melakukan aksinya. Uang tunai sebesar Rp 300 ribu, kamera, anting, jam tangan, gelang, dan ATM raib. Ketika bangun dari sadarnya, Yuyun pun kaget.
Ia segera melaporkan perampokan kepada petugas KA. Yuyun pun disarankan melapor ke polisi. Karena masih bingung, Yuyun tersesat sampai di Bekasi. Yuyun kemudian diantar warga melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polrestro Bekasi.
Siswanto - Tempo News Room
|