|
Jakarta Utara
Sopir Taksi Dirampok Tiga Penumpangnya
12 November 2003
TEMPO Interaktif, Jakarta:Seorang sopir taksi, Taryono, 34 tahun, dirampok tiga orang penjahat yang berpura-pura sebagai penumpangnnya di Jalan Raya Pluit Timur, Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (12/11) dini hari.
Para pelaku yang menodongkan senjata pisau ke leher warga Jelambar Setia Jaya 3, Rt 03/08 Kelurahan Wijaya Kusuma, Jelambar ini berhasil menjarah uang setoran taksi senilai Rp 370 ribu, setelah sebelumnya sempat mengikat kaki dan tangan korban dengan tali rafia.
Menurut keterangan Wakil Kepala Polisi Sektor Penjaringan Ajun Komisaris Suwanto, aksi perampokan itu terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. Para pelaku berpura-pura sebagai penumpang dan saat itu naik dari daerah Pesing, Jakarta Barat, minta diantar ke Mega Mal Pluit, Jakarta Utara.
Korban tidak curiga para penumpangnya adalah para perampok yang sedang mengincarnya. Saat sampai di Jalan Raya Pluit Timur di depan SMU 58, tiba-tiba salah seorang yang duduk di bagian jok depan langsung menodongkan pisau ke arah leher korban. Para pelaku meminta sopir taksi asal Tegal ini untuk menghentikan kendaraannya.
Korban yang tak berkutik akhirnya diikat kedua kaki dan tangannya menggunakan tali rafia. Selanjutnya para pelaku langsung menggeledah harta benda korban. Uang Rp 370 ribu yang sedianya akan digunakan untuk setoran taksi tersebut pun amblas digasak para pelaku.
Setelah berhasil menggasak harta benda korban, para pelaku kemudian kabur dan meninggalkan korban dalam keadaan terikat di dalam taksi nopol B 2908 LU. Korban akhirnya berteriak minta tolong saat melihat mobil patroli petugas melintas di sekitar lokasi. “Saat itu kami sempat berusaha melakukan pengejaran dengan memblokir seluruh jalan keluar kawasan Penjaringan, namun pelaku tak ditemukan,” kata Wakapolsek.
Diakui Wakapolsek, di lokasi kejadian terutama di Jalan Raya Pluit Timur memang rawan aksi kejahatan. Hal itu, menurutnya, karena jalanan di kawasan tersebut terhitung gelap.
Ramidi - Tempo News Room
|