Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Bekasi

Warga Bekasi Kembali Unjuk Rasa Gugat Pemilihan Bupati
10 November 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta: Tidak kurang dari 200 warga Kecamatan Tarumajaya, Bekasi berunjuk rasa di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bekasi, Senin (10/11). Aksi yang dimulai sekitar pukul 10.15 WIB itu bertujuan menolak hasil pemilihan kepala daerah Bekasi (Pilkada) Senin (3/11) lalu, yang dinilai sarat dengan permainan politik uang diantara anggota dewan.

Selain menuntut pembatalan pemilihan kepala daerah, mereka juga mendesak dilakukan pemilihan ulang. Sebab pemilihan daerah yang dimenangi pasangan yang dijagokan fraksi Madani, yaitu Saleh Manaf dan Solihin Sari memperoleh 24 suara dari 45 suara anggota dewan, dinilai tidak sesuai dengan aspirasi masyarakat Bekasi.

Dalam orasi, mereka menyatakan sudah tidak percaya lagi kepada anggota dewan. "Para anggota dewan dinilai telah menjual harga diri masyarakat,” begitu koor dari para pengunjuk rasa.

Mereka juga mendesak kepada aparat penegak hukum untuk lebih serius dalam mengusut anggota dewan yang terlibat politik uang dalam pemilihan kepala daerah. “Kami yakin, bapak penegak hukum dapat mengungkapnya, jangan sampai pngadilan rakyat yang mengadili mereka,” teriak salah seorang orator.

Koordinator aksi, Kamin, mengungkapkan, masyarakat Bekasi sudah muak akan adanya permainan uang dibalik pemilihan kepala daerah. "Buktinya, di antara anggota dewan ada olok-olokan soal uang,” kata Kamin dengan suara keras dan datar.

Aksi unjuk rasa itu sempat menimbulkan ketegangan kecil, karena ada beberapa orang yang berteriak-teriak agar diberi izin memasuki gedung dewan. Polisi satu satuan setingkat kompi pun segera menahan para demonstran.

Pengunjuk rasa juga membentangkan spanduk putih berukuran sekitar 15 meter, bertuliskan “Masyarakat Tarumajaya menolak Hasil Pilkada”. Selain itu, mereka juga membawa poster-poster yang antara lain bertuliskan “Usut Money Politics".

Siswanto - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Eep Hidayat Menang Pemilihan Bupati Subang
Warga Bekasi Kembali Unjuk Rasa Gugat Pemilihan Bupati
Rapat DPRD Bekasi Seru
Warga Bekasi Tolak Kepala Daerah Terpilih
Warga Tuntut Pemilihan Bupati Bekasi Diusut

 
Berita jakarta Lainnya

Direksi Prudential Akan Diadukan Ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 21:53 WIB)
Warga SLTPN 56 Tetap Bertahan
(Rabu, 28/04/2004 | 19:40 WIB)
Pemda DKI Jakarta Laporkan Nurlaila ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 17:56 WIB)
RSCM Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
(Rabu, 28/04/2004 | 14:19 WIB)
Danareksa Minta Hacker KPU Selesaikan Kontrak Kerja
(Selasa, 27/04/2004 | 19:35 WIB)
Ratusan Pedagang Pasar Baru Bekasi Bingung
(Selasa, 27/04/2004 | 17:12 WIB)
Joki Three in One Modus Baru Kejahatan
(Selasa, 27/04/2004 | 17:01 WIB)
90 Persen PDAM ‘Sakit’ Akan Diprivatisasi
(Selasa, 27/04/2004 | 16:18 WIB)
500 Karyawan Prudential Unjuk Rasa di PN Pusat
(Selasa, 27/04/2004 | 15:40 WIB)
Berkas Pemalsuan KTP Gunawan Dilimpahkan
(Selasa, 27/04/2004 | 15:12 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data