|
Jakarta
Jasa Marga Sediakan Derek Gratis Selama Lebaran
10 November 2003
TEMPO Interaktif, Jakarta: Mengantisipasi kecelakaan selama lebaran tahun ini, pihak Jasa Marga menyediakan puluhan derek gratis dan mobil ambulan bagi para pengguna jalan tol. Di sepanjang ruas jalan tol Jakarta-Cikampek saja, akan tersedia sekitar 15 kendaraan derek dan tiga ambulan yang tidak dipungut biaya.
“Derek gratis ini terutama kita sediakan pada puncak lebaran,” kata Direktur Operasi Jasa Marga, Marijanto kepada Tempo News Room Senin (10/11) siang. Menurutnya, derek gratis itu akan beroperasi sekitar dua belas hari, yakni H-4 sampai H+7 Hari Raya Idul Fitri. “Kita perkirakan puncak kemacetan mudik lebaran terjadi pada hari Jumat (21/11),” katanya.
Selain di ruas jalan tol Jakarta-Cikampek, pihak Jasa Marga juga menyediakan fasilitas kendaraan serupa di ruas jalan-ruas jalan tol yang lain, seperti di Ruas jalan tol Tangerang-Merak, disediakan 8 mobil derek yang berada di sepanjang ruas jalan tol tersebut,” tambah Marijanto.
Sedangkan untuk mengantisipasi lonjakan arus kendaraan, penyelenggara jalan tol, merencanakan akan membuka pintu gerbang tol sekaligus mengantisipasi ledakan arus mudik di ruas jalan tol Jakarta - Cikampek. Ketiga pintu gerbang yang akan dibuka bersamaan itu masing-masing gerbang utama Cikopo, Purwakarta, gerbang Dawuan, Cikampek dan pintu gerbang Sadang, Purwakarta.
Pintu gerbang Dawuan, Cikampek akan dikhususkan untuk menampung muntahan kendaraan jenis bis jurusan Jakarta -Jawa - Madura. Seluruh bis tujuan Jawa - Madura, keluar dari gerbang ini, lalu menelusuri jalan raya utama Cikampek terus ke jalur utama mudik Pantai Utara (Pantura) Jawa. Sedangkan pintu gerbang utama Cikopo, disiapkan untuk menyalurkan seluruh kendaraan jenis minibus dan sedan tujuan Jawa, dengan mengambil rute pertigaan Jomin dan langsung ke Pantura.
Sedangkan pintu gerbang tol Sadang, Purwakarta yang baru dioperasikan pada 1 Agustus 2003 lalu, akan dikhusukan buat seluruh kendaraan jenis bus dan sedan tujuan Jakarta - Bandung dan kota-kota besar lainnya di Jawa Barat selatan. Dengan dioperasikannya tiga pintu gerbang tol tersebut, kemungkinan terjadinya kemacetan di lokasi kemacetan seperti Cikopo - Jomin dan Cikopo - Purwakarta, akan dapat dihindarkan. ]
Dari seluruh ruas jalan tol tersebut, menurut Marijanto yang masih menemui kendala adalah ruas jalan tol Sadang dan Cikopo. Keruwetan arus mudik di pintu gerbang tol Cikopo, biasa terjadi saban mudik lebaran, terutama sepanjang tiga hari menjelang lebaran. Penyebabnya, antara lain, karena panjang jalan dari pintu gerbang ke mulut tol hanya berjarak sekitar 300 meteran. Sehingga, sering terjadi penumpukan di lokasi itu. Kecuali itu, pada lebaran 2002 dan sebelumnya, pintu tol Sadang, belum beroperasi.
“Mengantisipasi hal tersebut kita akan terapkan sistem tutup buka,” ujarnya. Misalnya, lanjut Marijanto, ruas tol Sadang penuh, kendaraan akan kita alihkan ke Cikopo. Demikian pula sebaliknya. “Bila perlu akan kita alihkan lewat Karawang,” tambahnya.
Danto - Tempo News Room
|