|
Jakarta Selatan
Tabhita, Satu-Satunya yang Selamat dari Kebakaran
08 November 2003
TEMPO Interaktif, Jakarta: Tabhita adalah satu-satunya korban kebakaran di Lebak Bulus Jakarta Selatan, yang bertahan hidup. Gadis kecil enam tahun itu menderita luka bakar 28 persen, yang mengenai kedua kaki dan kedua tangan. Dia kini dirawat di Rumah Sakit Pertamina kamar 290.
Namun wartawan dilarang meliput atau menjenguk korban. “Keluarganya saja tidak boleh,” kata seorang suster yang bertugas merawat Tabhita di Jakarta, Sabtu (8/11).
Menurut Sri Untari, perawat instalasi luka bakar RSPP yang lain, Tabhita diantar ke rumah sakit oleh tetangganya pukul 8 pagi. Saat itu tetangga yang mengantar berjumlah empat orang. Mereka menunggu sampai pukul 10.00. Setelah para tetangga itu pergi, saudara-saudara korban datang ke instalasi luka bakar RSPP. Namun saudara korban yang berjumlah delapan orang tersebut enggan berkomentar.
Saat ini Tabhita tengah tidur di kamarnya. Tempo News Room sempat mengintip gadis kecil berkulit putih dan bermata sipit itu tidur pulas ia memakai baju berwarna merah jambu.
Menurut Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Sudarto yang sempat datang menengok, Tabhita merupakan cucu Evi Kawet, korban meninggal. Ia merupakan anak Jacqualina anak pertama Evi Kawet. Evi mempunyai tiga orang anak. Menurut Sudarto, Jacqualina tinggal di Amerika Serikat.
Seperti diketahui, Sabtu dini hari tadi terjadi kebakaran di rumah seorang jaksa di kompleks Kejaksaan Jalan Adhyaksa blok D 4 no 106. Kebakaran tersebut menewaskan enam orang dan hanya satu yang selamat, yaitu Tabitha.
Agriceli - Tempo News Room
|