|
Jakarta
DPRD Minta TPJ Perbaiki Pelayanan
04 November 2003
TEMPO Interaktif, Jakarta: Anggota Komisi Bidang Pembangunan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Muhayar meminta PT Thames PAM Jaya (TPJ) memperbaiki kualitas pelayanannya.
Ia menyarankan perlunya penekanan biaya akibat tingkat kebocoran yang mencapai 56 persen, dan juga penanganan permasalahan sambungan ilegal dan kenaikan biaya rekening. “Kontrol dari TPJ dan PAM harus dilakukan dengan baik,” kata Muhayar yang ditemui Tempo News Room di ruang Komisi D, Selasa (4/11).
Sejauh ini, kata Muhayar, persoalan meruginya TPJ sehingga harus membayar utang jangan sampai merugikan masyarakat. Menurutnya, di Cakung Timur dan Kali Baru banyak masyarakat yang mengambil air dari tanah karena krannya tertutup.
“Tidak ada politik kontrol, meski tarif air minum untuk warga Jakarta adalah yang paling murah dibandingkan daerah lainnya,” ulangnya lagi.
Mengenai permintaan kenaikan tarif, katanya, setiap enam bulan sekali sesuai dengan perjanjian selalu ada kenaikan untuk golongan 2A ke atas. Untuk kenaikan selanjutnya, Muhayar mengharapkan ada perbaikan pelayanan jaringan dan mutu dari TPJ.
Ditemui terpisah, Kepala Biro Humas dan Protokol Pemerintah DKI Jakarta Muhayat mengatakan pemerintah belum mengarah kepada tindakan full out, melainkan masih melakukan upaya maksimal supaya perjanjian dapat berjalan terus.
Muhayat menambahkan, TPJ saat ini masih meminta Pemprov DKI untuk kenaikan tarif air minum. “Belum ada ancaman. Segera perlu penyesuaian tarif dengan alasan sudah naik cukup besar,” ujarnya.
Martha Warta - Tempo News Room
|