Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Tangkap Calo, Imbalannya Rp 200 ribu
02 November 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta: Stasiun Gambir, Jakarta, punya cara caru untuk memerangi calo yang beroperasi di stasiun tersebut. Caranya mirip sayembara. ?Bagi mereka yang berhasil menangkap calo dengan barang bukti berupa tiket maka akan diberi imbalan berupa uang tunai senilai Rp 200 ribu,? kata Kepala Stasiun Gambir, B. Susmiarto, saat ditemui di tempat kerjanya, Minggu (2/11) siang.

Tak hanya itu. Stasiun Gambir juga menambah jumlah petugas keamanan di loket-loket pemesanan untuk mengurangi gerak para calo. Setidaknya, pada Minggu siang, terlihat 10 orang berjaga di sekitar loket. Mereka memakai seragam biru tua dengan sepatu lars bak anggota TNI. ?Kami kesulitan dalam memberantas secara tuntas, karena mereka cerdik-cerdik. Yang kami bisa lakukan meminimalisasi ruang gerak mereka dengan menambah dan menempatkan petugas keamanan di sekitar loket,? kata Susmiarto.

Calo pun tak kehilangan akal. Mereka menggunakan modus baru untuk menyiasati ini. Mereka tidak lagi mengantre sendiri, tapi membayar orang yang belum dikenal petugas sebesar Rp 50 ribu per tiket untuk mengantre. Sementara orang itu antre, calo yang asli hanya memantau dari jauh.

Tiket yang dijual calo itu harganya dua kali lipat. ?Karena itu tadi, kami harus membayar orang lain Rp 50 ribu per tiket,? kata salah seorang calo yang enggan disebut namanya.

Poernomo G. Ridho ? Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

19 Juta Orang Mudik Lebaran
PT Kereta Api Perbaiki Sebagian Lokomotif
Mandala Tambah Tiga Pesawat Boeing 727
Mandala Tambah Frekuensi Penerbangan
60 Persen Bus Angkutan Lebaran Dilengkapi Martil

 
Berita jakarta Lainnya

Direksi Prudential Akan Diadukan Ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 21:53 WIB)
Warga SLTPN 56 Tetap Bertahan
(Rabu, 28/04/2004 | 19:40 WIB)
Pemda DKI Jakarta Laporkan Nurlaila ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 17:56 WIB)
RSCM Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
(Rabu, 28/04/2004 | 14:19 WIB)
Danareksa Minta Hacker KPU Selesaikan Kontrak Kerja
(Selasa, 27/04/2004 | 19:35 WIB)
Ratusan Pedagang Pasar Baru Bekasi Bingung
(Selasa, 27/04/2004 | 17:12 WIB)
Joki Three in One Modus Baru Kejahatan
(Selasa, 27/04/2004 | 17:01 WIB)
90 Persen PDAM ‘Sakit’ Akan Diprivatisasi
(Selasa, 27/04/2004 | 16:18 WIB)
500 Karyawan Prudential Unjuk Rasa di PN Pusat
(Selasa, 27/04/2004 | 15:40 WIB)
Berkas Pemalsuan KTP Gunawan Dilimpahkan
(Selasa, 27/04/2004 | 15:12 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data