|
Jakarta Utara
Empat Pemuda Diserang Saat Tadarusan
28 Oktober 2003
TEMPO Interaktif, Jakarta:Dua kelompok geng pemuda bentrok di Kampung Bahari RT 09/04 Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (27/10) malam. Akibat peristiwa itu empat pemuda yang saat itu sedang mengadakan tadarus (baca quran) di Mushala At-Taqwa, Kampung Bahari, mengalami luka-luka.
Menurut Kapolsek Tanjung Priok, Kompol Agus Pranoto, kejadian tersebut merupakan kelanjutan kejadian tiga minggu yang lalu. Sebelumnya dua kelompok pemuda dari geng Folker dan pemuda Kampung Bahari sempat terlibat bentrokan.
Kejadian tersebut bermula dari aksi pemalakan yang dilakukan oleh kelompok pemuda folker. Namun kejadian itu sudah sempat didamaikan warga. Diduga diantara mereka masih ada dendam sehingga Senin malam, sekitar pukul 23.30 WIB sekelompok pemuda dari geng Folker mendatangi warga Bahari. Pada saat itu sejumlah warga sedang berkumpul di mushala melakukan tadarus. Di lokasi itulah terjadi bentrokan.
Menurut Ahmad Sam, 27 tahun, salah seorang korban, pelaku penyerangan mereka kenali di antaranya bernama Surya dan Yasi. Dua orang ini bersama rekan-rekannya tanpa alasan yang jelas tiba-tiba menyerbu sekelompok pemuda Bahari yang sedang berkumpul di mushala.
Saat itu mereka berteriak-teriak mencari beberapa nama warga setempat. Sejumlah warga yang merasa tidak terima adanya kelompok pemuda masuk ke mushala sambil berteriak-teriak melakukan perlawanan sehingga terjadi bentrok di dalam mushala tersebut.
Sementara itu dari luar, keompok pemuda yang juga diduga berasal dari kelompok yang sama, melakukan pelemparan batu ke arah mushala sehingga empat orang warga setempat di antaranya Rizal Sam, 27 tahun, Herman Sulistyo, 17 tahun, Anggiawan, 17 tahun dan korban sendiri mengalami luka-luka memar dan goresan senjata tajam.
Kasus ini telah ditangani pihak Polsek setempat. Namun hingga kemarin belum ada satupun pelaku penyerangan yang ditahan.
Ramidi - Tempo News Room
|