Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Metro

Tiga Mobil Tabrakan Beruntun di Bekasi
24 Oktober 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta:Tiga buah mobil mengalami tabrakan beruntun di depan kantor polisi Sektor Bekasi Timur, Jumat (24/10), sekitar pukul 19.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu. Namun, arus lalu lintas sempat terhambat hingga sekitar satu jam.

Tabrakan itu melibatkan sebuah bus kota PO Bersama jurusan Bekasi-Bogor nomor polisi F7566FA, mobil panther warna silver Nomor polisi B8891HX, dan truk bermuatan tanah nomor polisi B9510FM. Dari ketiga kendaraan, mobil panther yang dikemudikan Anto, 35 tahun, paling parah kondisinya. Mobilnya terjepit di antara bus dan truk.

Kabin mobil panther melesak ke bagian belakang bus yang sarat penumpang. Bagian dasbornya remuk, begitu juga lampu-lampunya pecah. Bahkan kap mobil berubah melengkung ke bagian atas. Sementara bus mengalami kerusakan pada bagian belakang. Truk sendiri mengalami kerusakan di dasbor.

Anto mengungkapkan, mobilnya dalam keadaan berhenti sebelum ditabrak dari belakang oleh truk angkutan tanah. Dia merasakan dorongan yang cukup keras, kemudian diiringi suara berdentum karena mobilnya menabrak bus di depannya. Anto mengaku saat mengemudi tak mengenakan sabuk pengaman sehingga bibir atas dan bawahnya luka akibat mencium kemudi.

Sementara supir truk, Suhardi, mengatakan truk yang dikemudikannya tak mau berhenti hingga akhirnya menabrak panther. Padahal kakinya sudah berupaya menginjak pedal rem. Sebelum benturan terjadi, jarak antara truk dengan mobil panther sekitar 10 meter. "Mungkin karena beban truk sangat berat sehingga saat direm mobil tetap jalan," kata dia mengaku.

Arus lalu lintas dari arah Rawa Panjang menuju Bogor yang melintasi Jalan Raya Narogong sempat macet total. Begitu juga sebaliknya. Kemacetan itu disebabkan posisi ketiga kendaraan naas itu sempat berada di bahu jalan.

Kepala Unit Lalu Lintas Bantargebang, Ipda Sri, mengungkapkan, polisi masih akan memeriksa ketiga sopir kendaraan. Saat ini, pihaknya masih menyelidiki penyebab tabrakan beruntun itu, misalnya berapa kecepatan kendaraan sebelum insiden terjadi.

Siswanto - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

 
Berita jakarta Lainnya

Direksi Prudential Akan Diadukan Ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 21:53 WIB)
Warga SLTPN 56 Tetap Bertahan
(Rabu, 28/04/2004 | 19:40 WIB)
Pemda DKI Jakarta Laporkan Nurlaila ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 17:56 WIB)
RSCM Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
(Rabu, 28/04/2004 | 14:19 WIB)
Danareksa Minta Hacker KPU Selesaikan Kontrak Kerja
(Selasa, 27/04/2004 | 19:35 WIB)
Ratusan Pedagang Pasar Baru Bekasi Bingung
(Selasa, 27/04/2004 | 17:12 WIB)
Joki Three in One Modus Baru Kejahatan
(Selasa, 27/04/2004 | 17:01 WIB)
90 Persen PDAM ‘Sakit’ Akan Diprivatisasi
(Selasa, 27/04/2004 | 16:18 WIB)
500 Karyawan Prudential Unjuk Rasa di PN Pusat
(Selasa, 27/04/2004 | 15:40 WIB)
Berkas Pemalsuan KTP Gunawan Dilimpahkan
(Selasa, 27/04/2004 | 15:12 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data