Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jakarta

Dana Operasional Badan Narkotika Provinsi DKI Rp 14 Miliar
24 Oktober 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta: Dana operasional Badan Narkotika Provinsi (BNP) DKI Jakarta senilai Rp 14 miliar seluruhnya berasal dari APBD. "Anggaran pada tahun-tahun awal di-back up pemerintah daerah," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Fauzi Wobowo, Jumat (24/10) kepada wartawan di gedung Pemda.

Fauzi mengatakan sebagian besar dana dipergunakan untuk mengadakan inspeksi mendadak di tempat-tempat hiburan atau yang disebut investigasi, penyuluhan ke sekolah-sekolah, dan mengaktifkan satuan tugas (Satgas). "Sebagian kecilnya untuk penegakan hukum," katanya dengan tidak menyebutkan angka pastinya.

Menurutnya pula, dana itu sangat kecil bila dibandingkan dengan upaya untuk memberantas narkoba di Jakarta, juga bila dibandingkan dengan negara lain yang didukung lembaga bantuan selain pemerintah.

Ditempat yang sama, Direktur Narkoba Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Pol. Carlo Tewu mengungkapkan bahwa untuk kasus narkoba Jakarta sudah dalam keadaan bahaya. "Untuk narkoba, Jakarta sudah lampu merah. Khususnya psikotropika sudah menjadi produsen," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Carlo membawa empat tersangka gembong narkoba. Mereka adalah Hela Habiba, Ngemezulu Millton, Seck Ousmane, Jacky Louis Lie alias Calvin alias Alek. Atas keberhasilannya, Fauzi memberikan penghormatan. Dari keempatnya Polisi menemukan barang bukti heroin 3 kilogram dan uang tunai Rp 3,6 juta, serta 2 kulkas merek Sanyo yang di dalamnya ditemukan shabu-shabu. "Saya gembira tetapi sekaligus prihatin," Fauzi.

Fauzi berharap masyarakat dapat diandalkan untuk mengatasi permasalahan narkotika. Untuk ke depan ia juga berharap dana dapat diperoleh dari lembaga bantuan. "Amerika yang sudah didukung lembaga bantuan baru 5 persen kasus narkoba yang dapat diatasi," kata Fauzi. Selanjutnya BNP akan merinci kerja sama dengan kota-kota besar di Asia Tenggara.

Martha Warta - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Ibu Enam Anak Dibekuk Jual Putauw
Polisi Tangkap Bandar Heroin
10 Kapsul Heroin Dikeluarkan dari Perut Pria Afrika
Warga Afrika Selatan Bawa Heroin, Ditangkap
Dana Operasional Badan Narkotika Provinsi DKI Rp 14 Miliar

 
Berita jakarta Lainnya

Direksi Prudential Akan Diadukan Ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 21:53 WIB)
Warga SLTPN 56 Tetap Bertahan
(Rabu, 28/04/2004 | 19:40 WIB)
Pemda DKI Jakarta Laporkan Nurlaila ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 17:56 WIB)
RSCM Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
(Rabu, 28/04/2004 | 14:19 WIB)
Danareksa Minta Hacker KPU Selesaikan Kontrak Kerja
(Selasa, 27/04/2004 | 19:35 WIB)
Ratusan Pedagang Pasar Baru Bekasi Bingung
(Selasa, 27/04/2004 | 17:12 WIB)
Joki Three in One Modus Baru Kejahatan
(Selasa, 27/04/2004 | 17:01 WIB)
90 Persen PDAM ‘Sakit’ Akan Diprivatisasi
(Selasa, 27/04/2004 | 16:18 WIB)
500 Karyawan Prudential Unjuk Rasa di PN Pusat
(Selasa, 27/04/2004 | 15:40 WIB)
Berkas Pemalsuan KTP Gunawan Dilimpahkan
(Selasa, 27/04/2004 | 15:12 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data