|
Akhir 2003, Kangguru Asal Australia Ada di Ragunan
21 Oktober 2003
TEMPO Interaktif, Jakarta: Akhir tahun 2003, pengunjung Kebon Binatang Ragunan, Jakarta, dapat melihat satwa baru. Pemerintah Australia akan memberikan tiga pasang kangguru jenis great wallaby yang berbadan kecil, sedang dan besar. ?Kira-kira akhir tahun ini. Mudah-mudahan,? kata Kepala Kebon Binatang Ragunan, Edy Setiarto, Selasa (21/10), usai menerima kunjungan Duta Besar Australia di kantor Pemerintah DKI Jakarta.
Menurutnya, ketiga pasang kangguru itu, adalah pemberian Pemerintah Australia. ?Mereka ngasih saja,? ujar Edy. Rencananya, ketiganya akan ditempatkan satu lokasi dengan yang lainnya. Untuk mempersiapkan kedatangannya, Kebon Binatang mempersiapkan lokasi, di antaranya melakukan penggalian. ?Supaya tidak loncat, kita perlu gali,? katanya. Untuk keberlangsungan hidup kangguru itu, Kebon Binatang tidak akan mengimpor makanan secara khusus. Pihaknya cukup memberikan jenis rumput-rumputan. Sebab, kangguru yang sudah ada di Ragunan pun demikian.
Dalam kesempatan itu, Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso mengatakan, Pemerintah Australia juga menawarkan tukar menukar satwa. ?Burung spesifik Australia ditukar dengan si Amang,? kata Sutiyoso. Si Amang adalah orang utan yang ada di Ragunan. Namun, kata Edy, untuk penyediaan si Amang agak sulit dilakukan. Sehingga, tidak mungkin dilakukan tahun ini. Di samping, itu, pihaknya juga masih perlu mengirimkan orang utan sebagai ganti tukar-menukar satwa dengan Srilangka.
Selama tahun 2003 ini, koleksi satwa di Ragunan ada 3.000 ekor dengan 200 jenis. Terakhir adalah kiriman dari Srilangka, yaitu macan tutul dan beruang.
Martha W. Silaban - Tempo News Room
|