Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jakarta Pusat

Sidang PTUN Teknisi Garuda Ditunda
21 Oktober 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta: Persidangan antara pekerja Ikatan Teknisi Pesawat Udara (ITPU) PT Garuda Indonesia dengan manajemen PT Garuda hari ini di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), Selasa, (21/10) ditunda hingga Selasa depan (28/10). Penundaan ini diketahui pada saat persidangan dimulai. Hakim Ketua Disiplin Manao, berhalangan hadir, karena saudaranya ada yang meninggal.

Hasil kesepakatan dari pihak-pihak yang berpekara, mereka tidak bersedia diberikan hakim pengganti. "Kita akan tetap di Garuda sesuai kesepakatan dengan teman-teman ITPU," kata Wahyu Supriyantono, ketua divisi operasional ITPU.

Wahyu menyatakan dirinya tidak bersalah. Dia minta bukti-bukti kesalahan jika memang dia dilarang bekerja di Garuda. "Mengapa kami sampai di rumahkan? Maka kami men-PTUN-kan pihak manajemen Garuda," katanya.

Para pekerja ITPU ini dirumahkan sejak tanggal 7 Agustus lalu. Namun sampai saat ini mereka tetap menerima gaji dasar tanpa ada uang tunjangan apapun.

Sebelumnya diketahui bahwa ada kebijakan Direktur Utama PT Garuda Indonesia untuk merumahkan pekerja ITPU yang menolak pengalihan pegawai PT Garuda Indonesia ke PT Garuda MAintenance Facility Aero Asia (GMFAA). Menurut para pekerja ITPU hal tersebut tidak dapat dibenarkan karena pekerjaan pemeliharaan termasuk inti bisnis PT Garuda Indonesia.

Selanjutnya PT Garuda mengajukan permohonan izin pemutusan tenaga kerja. Tapi hal itu ditolak para teknisi Garuda melalui kuasa hukum mereka. Pasalnya, belum ada perundingan bipartid.

Muhamad Fasabeni - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Sidang PTUN Teknisi Garuda Ditunda
Garuda Tambah Kapasitas Tempat Duduk
Garuda Siapkan Sembilan Pesawat Untuk Evakuasi
Garuda Tambah Pesawat Antisipasi Kepulangan Wisatawan Australia
Garuda Indonesia Hentikan Operasi Fokker F-28

 
Berita jakarta Lainnya

Direksi Prudential Akan Diadukan Ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 21:53 WIB)
Warga SLTPN 56 Tetap Bertahan
(Rabu, 28/04/2004 | 19:40 WIB)
Pemda DKI Jakarta Laporkan Nurlaila ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 17:56 WIB)
RSCM Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
(Rabu, 28/04/2004 | 14:19 WIB)
Danareksa Minta Hacker KPU Selesaikan Kontrak Kerja
(Selasa, 27/04/2004 | 19:35 WIB)
Ratusan Pedagang Pasar Baru Bekasi Bingung
(Selasa, 27/04/2004 | 17:12 WIB)
Joki Three in One Modus Baru Kejahatan
(Selasa, 27/04/2004 | 17:01 WIB)
90 Persen PDAM ‘Sakit’ Akan Diprivatisasi
(Selasa, 27/04/2004 | 16:18 WIB)
500 Karyawan Prudential Unjuk Rasa di PN Pusat
(Selasa, 27/04/2004 | 15:40 WIB)
Berkas Pemalsuan KTP Gunawan Dilimpahkan
(Selasa, 27/04/2004 | 15:12 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data