|
Bekasi
Korban Meninggal Akibat Tertabrak Kereta Api Bertambah
13 Oktober 2003
TEMPO Interaktif, Bekasi: Pengayuh becak Saiful bin Kasan, 22 tahun, akhirnya meninggal dunia setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhakti Husada Cikarang, Minggu (12/10) sekitar pukul 18.00 WIB.
Saiful menderita luka berat setelah becak yang dikayuhnya tertabrak Kereta Api Gunung Jati Ekpress 104 di perlintasan Kampung Cikarang, Desa Karang Asih, Kecamatan Cikarang, Kabupaten Bekasi, Minggu (12/10) sekitar pukul 15.00 WIB.
Satu keluarga yang terdiri dari Tedy Sutedy, 39 tahun, Nining, 39 tahun, Upi, 11 tahun, yang menumpang becak meninggal setelah terseret kereta sekitar 50 meter. Saat itu kereta dari arah Jakarta menuju Cirebon melaju dengan kencang.
Dari informasi yang dihimpun, Saiful tercatat sebagai warga Kemakmuran RT 003/004 Desa Jati Makmur, Kecamatan Sangon, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.
Sementara itu, Senin pagi satu keluarga yang tewas seketika sudah dipulangkan ke Gang Kerimin 33 Rt 004/006 Sela Batu, Cikole, Sukabumi, Jawa Barat. Saat Tempo News Room mendatangi kontrakan korban di RT 002/005 Karang Asih tak seorang pun berada di sana. Pintu dalam kondisi terkunci dan lampu listrik masih menyala.
Sementara itu, Kanit Laka Ajun Komisaris Triyono saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya membenarkan Saiful telah meninggal dunia di rumah sakit. Dia menambahkan, saat ini pihak kepolisian sedang melakukan pemeriksaan sejumlah saksi mata.
Saksi yang telah dimintai keterangan antara lain penjaga perlintasan Hasan Sarkum, warga Komplek Perumka Lemah Abang Barat RT 001/001, Desa Tanjung Sari, Kecamatan Cikarang Utara, Bekasi.
Selain itu dia juga menyayangkan peristiwa tragis itu terjadi di dekat Polsek Cikarang. "Ini kecerobohan manusia, sudah tahu ada rambu-rambu malah diterobos, ini kematian sia-sia," ujarnya.
Siswanto - Tempo News Room
|