|
Bekasi
Satu Keluarga Tewas Ditabrak Kereta Api
12 Oktober 2003
TEMPO Interaktif, Bekasi: Satu keluarga terdiri dari suami, istri, dan anaknya, tewas ditabrak kereta api Gunung Jati jurusan Jakarta-Bekasi di perlintasan depan kantor Polsektro Cikarang Bekasi, sekitar pukul 15.00, Minggu (12/10). Sementara satu orang lagi mengalami luka berat.
Korban tewas bernama Tedy Sutedi, 39 tahun, Nining, 39 tahun, dan Upi, 11 tahun. Ketiganya warga Gang Kerimin Nomor 33, RT 04/RW 06, Sela Batu, Cikole, Sukabumi, Jawa Barat.
Menurut saksi mata, kecelakaan itu terjadi ketika becak yang ditumpangi tiga korban hendak melintasi pintu lintasan. Sewaktu berada di tengah lintasan, becak yang dikemudikan oleh Syaiful bin Kasan, 22 tahun, tiba-tiba berhadapan dengan Kereta Api Gunung Jati Nomor 104 yang meluncur kencang.
Akibat tabrakan, becak remuk redam. Menurut pemantauan Tempo News Room, kondisi jalan di perlintasan juga rusak berat. Pengemudi becak, Syaiful, warga Brebes, mengalami luka berat. Ia dilarikan ke rumah sakit terdekat. Semua korban dievakuasi oleh petugas Polsektro Cikarang dan sejumlah warga.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, satu keluarga yang bernasib naas itu hendak pulang setelah berlibur akhir pekan di Bogor. Mereka tinggal di rumah kontrakan di kampung Pilar Barat, Karangasih, Cikarang Utara. Tedy adalah karyawan perusahaan elektronik PT MIC yang berlokasi di Kawasan Industri Jababeka, Cikarang, Bekasi. Tedy sudah 3 tahun bekerja di sana.
Agus, adik kandung Tedy, yang tinggal berdekatan dan bekerja di perusahaan yang sama, tak kuasa menahan derita. Ia tak berani datang ke lokasi kejadian. Agus disebutkan pingsan sesaat setelah mendengarkan informasi menyedihkan yang dialami keluarga kakak kandungnya itu.
Siswanto - Tempo News Room
|