Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Metro

Kondektur dan Petugas Signal Kereta Diperiksa Polisi
04 Oktober 2003

TEMPO Interaktif, Bogor:Hingga sore hari, 11 orang, termasuk kondektur dan petugas sinyal diperiksa petugas Polresta Bogor, Sabtu (4/10). Mereka dimintai keterangan berkaitan dengan ditabraknya kereta rangkaian listrik (KRL) nomor 488 oleh kereta nomor 490 di Kampung Gablok, RT 04/03, Kelurahan Kebon Pedes, Kota Bogor, Sabtu siang.

Kepala Polisi Wilayah Bogor, Komisaris Besar Anton Bahrul Alam, mengatakan, kecelakaan ini murni kelalaian pihak kereta rangkaian listrik Jabotabek. “Saya menyesalkan kejadian ini," kata Anton ketika menengok para korban kecelakaan di RSU PMI. Jika nanti kelalaiannya terbukti maka masinis dan petugas signal stasiun bisa ditahan.

Dalam kecelakaan ini, sedikitnya 44 penumpang yang menjadi korban dan dirawat di tiga rumah sakit, yakni 14 orang di RSU PMI, 12 orang di RS Salak, dan 18 orang di RS Karya Bhakti Bogor. Menurut Vera Rahmawati, petugas Jasa Raharja Bogor, dari 18 orang yang luka di RS Karya Bhakti, terdapat dua orang yang luka serius, yakni Rina Rosdiana. Wanita yang hamil 5 bulan ini mengalami benturan keras. Sedangkan Jamroni, korban lainnya, luka parah karena sempat terlempar dan membentur besi setelah kereta bertabrakan.

Sampai Sabtu sore, sekitar 100 tim penolong dari kepolisian dan TNI masih mengamankan lokasi tabrakan. Mereka menjaga daerah tersebut karena khawatir dua gerbong yang terangkat, jatuh. Sedangkan petugas palang Merah Indonesia serta beberapa ambulan bantuan masih hilir mudik di sekitar lokasi. Gerbong kereta agak sulit dipindah karena hujan turun.

Deffan Purnama - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

 
Berita jakarta Lainnya

Direksi Prudential Akan Diadukan Ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 21:53 WIB)
Warga SLTPN 56 Tetap Bertahan
(Rabu, 28/04/2004 | 19:40 WIB)
Pemda DKI Jakarta Laporkan Nurlaila ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 17:56 WIB)
RSCM Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
(Rabu, 28/04/2004 | 14:19 WIB)
Danareksa Minta Hacker KPU Selesaikan Kontrak Kerja
(Selasa, 27/04/2004 | 19:35 WIB)
Ratusan Pedagang Pasar Baru Bekasi Bingung
(Selasa, 27/04/2004 | 17:12 WIB)
Joki Three in One Modus Baru Kejahatan
(Selasa, 27/04/2004 | 17:01 WIB)
90 Persen PDAM ‘Sakit’ Akan Diprivatisasi
(Selasa, 27/04/2004 | 16:18 WIB)
500 Karyawan Prudential Unjuk Rasa di PN Pusat
(Selasa, 27/04/2004 | 15:40 WIB)
Berkas Pemalsuan KTP Gunawan Dilimpahkan
(Selasa, 27/04/2004 | 15:12 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data