TEMPO Interaktif, Jakarta:Sementara ini empat orang terluka dalam insiden penggusuran di Kampung Sawah Tanjung Duren, Jakarta Barat. Tiga korban berasal dari warga, dan seorang korban dari aparat, Briptu Butarbutar.
Ketiga warga menderita luka di bagian kepala. Ketiga pria ini oleh aparat dibawa menuju ambulans. Mereka dibawa ke Rumah Sakit Sumber Waras, Jakarta Barat.
Sedangkan satu orang korban berasal dari anggota kepolisian bernama Briptu Butarbutar yang menderita luka di bagian telinga. “Brimob maju batu kena jidat saya,” katanya di lokasi, Kamis (2/10). Saat ini, lukanya sudah tidak mengeluarkan darah lagi dan terlihat telinganya setengah diplester.
Tramtib juga sudah memasuki areal Kampung Sawah. Mereka kemudian memecah kaca rumah dan toko warga. Terlihat salah satu aparat melemparkan barang milik warga ke sungai. Mereka masuk secara paksa ke areal penggusuran.
Sementara itu, aparat kepolisian juga menggunakan gas air mata. Hal ini digunakan untuk mengamankan warga. Terlihat saat ini buldozer sudah merobohkan rumah warga. Warga tidak dapat berbuat apa-apa lagi. Polisi hanya melihat dari pinggir Jalan S. Parman.
Agriceli - Tempo News Room